Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Praktisi Pariwisata Optimis Wisman ke Sumut Mencapai 7000

- Minggu, 30 September 2018 16:19 WIB
602 view
Praktisi Pariwisata Optimis Wisman ke Sumut Mencapai 7000
Henry Hutabarat
Medan (SIB)- Kalangan praktisi dan pemerhati pariwisata menegaskan sektor pariwisata Sumut harus mampu meraih 700 ribu orang wisatawan mancanegara (Wisman) 2018 agar target 1 juta orang Wisman Sumut pada 2019, bisa tercapai sebagaimana ditargetkan pemerintah.

Kepala Badan Pariwisata Sumatera Utara (North Sumatra Tourism Board 1996-2008) Ir Henry Hutabarat dan mantan ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Samosir, Maranti Tobing, secara terpisah menyebutkan upaya meraih peningkatan arus Wisman ke daerah ini tidaklah cukup hanya sebatas perbaikan infrastruktur seperti perbaikan jalan raya pada lintas destinasi wisata, atau penataan dan pemolesan objek-objek wisata primer di daerah, walaupun hal ini mempengaruhi minat kunjungan para turis.

"Presiden Jokowi dan Menpar Arief Hidayat tentu sudah punya argumen dan analis tersendiri untuk menargetkan kunjungan Wisman ke Sumut mencapai 1 juta orang pada 2019. Sebenarnya sudah banyak instrumen yang bisa mendorong pencapaian angka itu, misalnya penambahan armada penerbangan internasional ke Bandara Kualanamu di Medan atau ke Bandara Sisingamangaraja XII di Silangit, plus singgahnya kapal pesiar di pelabuhan Kuala Tanjung. Peningkatan akses inilah yang harus dimanfaatkan untuk menjaring Wisman lebih banyak agar target itu tercapai," ujar Henry Hutabarat kepada SIB, Jumat (28/9).

Hal senada juga dicetuskan Maranti Tobing, bahwa target optimis untuk meraih 1 juta Wisman pada 2019 harus dibarengi kerja sama intensif para lintas pihak di bidang pariwisata, khususnya yang terkait aspek reservasi dari kalangan promosi atau marketing wisata seperti para biro travel, maskapai internasional, konsultan wisata, praktisi jasa digital dan jaringan tour operator di luar negeri.

"Agenda penambahan jadwal penerbangan reguler baru oleh maskapai Airasia dari Kualalumpur ke Bandara Sisingamangaraja XII Silangit mulai 28 Oktober nanti, secara potensi tampak paralel dengan kedatangan kapal pesiar Libra Star Cruise dari Singapura, yang mendarat di Pelabuhan Kualatanjung pada April lalu membawa 600 orang Wisman asal Singapura, Malaysia dan Australia. Ini juga paralel dengan realisasi penerbangan perdana Singapura--Silangit (pp) oleh pesawat Garuda pada 28 Oktober 2017 lalu, yang sama-sama berpotensi meningkatkan arus kunjungan turis mancanegara atau Wisman ke daerah ini. 

Kemasan dengan tindak marketing mancanegara ini idealnya bisa meraih kunjungan Wisman minimal 500 orang pada tahun ini (2018), setidaknya untuk mendekati capaian 1 juta Wisman pada 2019. Soalnya, secara matematis, dengan angka kunjungan Wisman yang masih di bawah 300 ribu orang pada 2017 lalu, pada 2018 ini kita harus kerja keras meraih 700 ribu Wisman," papar Maranti berkalkulasi.

Soalnya, data pada Dinas Pariwisata Sumut yang dirilis dari BPS Sumut, tampak memperkuat fakta bahwa angka kunjungan Wisman yang tak sampai 300.000 orang selama tahun 2017 ini, merupakan tantangan berat untuk menambah angka  garansi mencapai target 1 juta Wisman tersebut, karena rata-rata  kunjungan Wisman ke Sumut selama 2017 hanya 20-000-an orang per bulannya.

Secara kumulatif, indikasi tak tercapainya angka  300 ribu Wisman pada 2017 juga dipengaruhi grafik kunjungan Wisman ke Sumut dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 lalu, Wisman ke Sumut pun hanya 233.643 orang, pada 2015 cuma 229.288 orang, tahun 2014 lumayan dengan jumlah 270.837 orang Wisman, tahun 2013 ada 259.299 orang, dan pada 2012 sebanyak  241.833 orang Wisman. (A04/f)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru