Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Perlu Perjuangan untuk Menikmati Indahnya Air Terjun Namo Moning Humbahas

- Minggu, 28 April 2019 11:47 WIB
2.132 view
Perlu Perjuangan untuk Menikmati Indahnya Air Terjun Namo Moning Humbahas
SIB/Aperilman Rambe
Air Terjun Namo Moning
Pakkat (SIB) -Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) memiliki banyak potensi wisata yang luar biasa indah. Tak hanya wisata pemandangan alam, wisata air terjun juga menakjubkan. Salah satunya Air Terjun Namo Moning yang berada di Dusun Samperaja, Desa Karya, Kecamatan Pakkat, Humbahas.

Hamparan perbukitan hijau yang luas serta semak belukar menambah kesan alami tempat wisata ini. Ditambah lagi udara yang begitu sejuk membuat pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama berada di air terjun Namo Moning.

Ketika matahari terasa menyengat sudah pasti banyak pengunjung yang berenang dan basah-basahan di bawah guyuran air terjun merasakan kesegaran. Rasa lelah setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dan penuh perjuangan demi menjangkau lokasi air terjun Namo Moning ini akan hilang setelah menikmati langsung suguhan panorama alam yang indah dan kesegaran air terjunnya.

Sesuai penelusuran kontributor SIB, Aperilman Rambe, untuk masuk ke lokasi air terjun membutuhkan perjuangan. Jika anda berkendara dari Kota Kecamatan Pakkat, hanya butuh waktu sekitar 30 menit ke Dusun Samperaja.

Begitu tiba di Dusun Samperaja, Anda bisa menitipkan kendaraan kepada warga dusun tersebut dan dijamin aman. Dari dusun itu, Anda harus menempuh perjalanan sekitar beberapa ratus meter menyusuri jalan terjal yang hanya dibatasi kayu sebagai penahan.

Seorang warga Dusun Samperaja bermarga Manalu mengatakan, air terjun Namo Moning ramai dikunjungi pengunjung pada hari libur, mulai dari kalangan muda sampai orangtua. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Desa Karya, tapi juga dari Kota Pakkat dan Dolok Sanggul.

"Saat ini, air terjun Namo Moning ramai dikunjungi pengunjung pada saat hari libur, mulai dari kalangan muda sampai dengan kalangan orangtua. Selain ingin menikmati indahnya air terjun, pengunjung juga bisa bersantai, bermain air serta berswafoto. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Desa Karya, tapi juga dari Kota Pakkat dan Dolok Sanggul," katanya.

Ia juga berharap kepada pengunjung agar menjaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar air terjun dengan tidak membuang sampah sembarangan dan bahkan sampai merusak alamnya.

Pantauan di lokasi, Jumat (19/4), wisata tersebut memiliki dua curug, 1 masuk ke sela-sela bebatuan besar dan 1 lagi memiliki curug 2 tingkat. Jalan menuju objek wisata masih jalan terjal serta berlumpur dan licin. Pengunjung diimbau menggunakan sepatu.

Sedangkan fasilitas seperti warung makan, tempat sampah, toilet belum ada. Untuk itu, bagi anda yang berencana bermain berlama-lama di Air Terjun Namo Moning membawa perbekalan sendiri agar tidak kelaparan. (d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru