Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Isnandar-Ali Pada akan Perbanyak Wifi Gratis di Padangsidimpuan

- Senin, 05 Maret 2018 19:08 WIB
503 view
Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Isnandar-Ali Pada akan Perbanyak Wifi Gratis di Padangsidimpuan
SIB/Sarliman Manurung
Pasangan Calon Wali Kota- Wakil Wali Kota Padangsidimpuan nomor urut 1 Muhammad Isnandar Nasution-Ali Pada Harahap.
Padangsidimpuan (SIB) -Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Padangsidimpuan nomor urut 1 Muhammad Isnandar Nasution-Ali Pada Harahap akan memperbanyak dan menggratiskan jaringan internet (Wifi) di sejumlah ruangan publik di Padangsidimpuan. "Internet bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas publik, sehingga kita berencana memperbanyak dan menggratiskannya di sejumlah ruang publik," ujar Isnandar didampingi Ali Pada, Kamis (1/3).

Dikatakan, program wifi gratis merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya mengembalikan Kota Padangsidimpuan sebagai Kota Pendidikan, barang dan jasa. "Daya minat baca masyarakat khususnya yang duduk di bangku sekolah dan perguruan tinggi akan kita rangsang dengan fasilitas wifi gratis ini," ujarnya.

Selain itu tambah Isnan, keberadaan wifi gratis tentu akan membantu mempermudah komunikasi antar masyarakat yang rata-rata sudah memiliki smart phone.
"Arus kemajuan teknologi harus dirasakan masyarakat, wifi gratis satu cara menjawab kehausan masyarakat mendapatkan berbagai informasi," ujarnya.

Sementara itu Ali Pada menambahkan, wifi gratis di tempat publik bukan merupakan hal baru, namun sudah merupakan bagian program sejumlah pemerintahan daerah di Indonesia. "Lihat saja, di sejumlah daerah di Indonesia, hampir semua lokasi publik didukung dengan sarana wifi gratis, sehingga membuat kota terlihat semakin hidup karena hampir setiap saat ramai oleh masyarakat dari berbagai kalangan," ujar Ali Pada.

Isnan dan Ali Pada meyakini, penerapan kemudahan teknologi kepada masyarakat akan dapat mendorong percepatan pembangunan Kota Padangsidimpuan ke arah yang lebih baik. "Jika ingin maju, kita harus kuasai teknologi meski tanpa meninggalkan norma dan kearifan lokal," ujar mereka berdua. (G07/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru