Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Rerata Indeks Integritas UN SMP Meningkat

- Senin, 13 Juni 2016 17:34 WIB
255 view
Rerata Indeks Integritas UN SMP Meningkat
Jakarta (SIB)- Rerata Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat pada UN 2016 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

"Dengan semakin jujurnya hasil UN, maka diharapkan hasil UN dapat makin tepat untuk memetakan capaian pendidikan sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendldikan dan mengoptimalkan pembinaan sekolah secara lebih balk," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Nilai rerata nasional UN 2016 adalah sebesar 58,57 untuk SMP, 59,06 untuk MTs, dan untuk 48,36 5MP Terbuka.

UN SMP diikuti sejumlah 4.372.872 siswa dan 60.067 satuan pendidikan. Anies menjelaskan sebanyak 72 persen sekolah mengalami peningkatan IIUN, dibandingkan dengan IIUN tahun 2015.

Sehingga, terdapat kenaikan jumlah sekolah yang mendapat nilai rerata IIUN di atas 80, yaitu sebesar 23.634 sekolah atau setara 44,03 persen. Tercatat, pada tahun 2015, terdapat sebanyak 12.039 sekolah yang memiliki nilai IIUN di atas 80 atau sebesar 23,44 persen.

Mendikbud memuji daerah yang menunjukkan peningkatan integrltas dalam penyelenggaraan UN.

Urutan daerah dengan kenaikan IIUN tertinggi adalah Sulawesi Barat, Sumatera Selatan di peringkat kedua, diikuti Sulawesi Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Sumatera Utara.

Sedangkan, daerah dengan nilai IIUN tertinggi tahun ini adalah DI Yogyakarta, diikuti oleh DKl Jakarta, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bengkulu, dan Kepulauan Riau.

Dengan meningkatnya nilai IIUN, lanjut Menteri Anies, tingkat kejuiuran naik, maka nilai yang keluar adalah lebih akurat mendekati kemampuan slswa yang sebenarnya.

"Ke depan, UN mendatang akan lebih menitikberatkan pada kemampuan dan analisa. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan penalaran, dan anallsa."
Kemampuan menalar dan menganalisa sangat diperlukan pada masa mendatang mengingat kecenderungan dunla yang lebih kompleks dan kompetitif.

Sementara itu, rerata UN mengalami penurunan hingga empat poin. Bahasa Indonesia mengalami penurunan 0,31, Bahasa Inggris mengalami penurunan 2,84, IPA mengalami penurunan 3,61, dan Matematika mengalami penurunan 6,04 poin. (Ant/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru