Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Puluhan Pengawas Dikerahkan Pantau Ujian Susulan SMA

- Senin, 21 April 2014 14:54 WIB
474 view
Puluhan Pengawas Dikerahkan Pantau Ujian Susulan SMA
Medan (SIB)- Sebanyak 79 pengawas dari perguruan tinggi negeri di Medan, dikerahkan memantau pelaksanaan ujian nasional (UN) susulan Sekolah Menengah Atas Tahun 2014 untuk 23 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara.

Koordinator Pengawas Soal Ujian Nasional (UN) SMA di Sumut, Eddiyanto PhD, di Medan, Sabtu, mengatakan ujian susulan tersebut, akan dilaksanakan pada tanggal 21-24 April 2014.

Dengan diadakannya UN susulan tersebut, menurut dia, seluruh peserta ujian SMA maupun sederajat di Provinsi Sumut telah selesai dilaksanakan dan hanya menunggu hasil pengumuman kelulusan.

"Pengawas yang diterjunkan untuk memonitor pelaksanaan ujian susulan di  berbagai daerah kabupaten/kota di Sumut, sudah siap melaksanakan tugas berat tersebut," ucap Eddiyanto.

Dia menyebutkan, daerah yang akan diawasi tersebut, juga cukup jauh seperti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Langkat, berbatasan dengan Provinsi Aceh.

Daerah yang tidak ikut melaksanakan UN susulan tersebut, yakni Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat dan Kota Sibolga.

Kemudian, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Pakpak Bharat.

Sedangkan, jumlah siswa yang mengikuti UN susulan sekitar 3 sampai 20 siswa, kecuali Kota Padang Sidempuan sebanyak  300 siswa,  Kota Medan sebanyak 870 siswa dan Kabupaten Deli Serdang sebanyak 60 siswa.

"Ujian Nasional susulan tersebut dilaksanakan, karena pada ujian yang pertama, Senin (14/4) kemungkinan ada siswa yang berhalangan hadir karena mengalami sakit, naskah ujian UN tertukar dan lain sebagainya," kata staf pengajar pada Universitas Negeri Medan (Unimed).

Eddiyanto menambahkan, tugas pengawas tersebut, tidak hanya mengawasi naskah UN yang disimpan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, tetapi juga pembagian soal, ketika dilaksanakannya UN susulan tersebut.

"Pengawas juga memantau kinerja panitia ujian nasional, guru-guru yang bertugas saat pelaksanaan UN, juga kekurangan naskah soal dan lain sebagainya," kata Koordinator Pengawas. 

Data jumlah peserta UN SMA di Provinsi Sumut, sebanyak 209.835 orang diikuti 956 SMA dengan jumlah peserta 99.563 orang, dan Madrasah Aliyah diikuti 429 sekolah dengan jumlah peserta 20.847 orang.

Kemudian, SMA Luar Biasa (SMA LB) diikuti 2 sekolah dengan jumlah peserta 4 orang, SMK 819 sekolah peserta UN 85.042 orang.

Khusus SMK

Secara terpisah Ketua Panitia UN Sumut melalui Sekretaris/Kasi SMK Bidang Dikmenjur (Pendidikan Menengah Kejuruan) Disdik Kota Medan Drs Zulhanif mengatakan, UN susulan khusus bagi 900 peserta dari 13 SMK se-Kota Medan yang tertukar naskah soal pada hari kedua UN utama, yaitu bidang studi Matematika Teknologi akan diselenggarakan, besok Selasa (22/4).

Katanya, ujian susulan khusus terhadap ratusan siswa/i SMK di Kota Medan dimaksud, karena masalah tertukarnya naskah soal UN bidang studi Matematika Bisnis yang seharusnya mata pelajaran Matematika Teknologi sehingga tertunda pelaksanaannya pada hari ujian susulan. (Ant/A8/q)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 21 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru