Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026
Dosen Universitas Quality Berastagi Ceramah Narkoba di SMA HKBP Sidorame

Salah Satu Ciri Kecanduan Narkoba Sering Minum Air Dingin

- Senin, 16 Desember 2019 22:17 WIB
1.901 view
Salah Satu Ciri Kecanduan Narkoba Sering Minum Air Dingin
Foto SIB/ Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA : DOSEN Prodi Hukum Universitas Quality Berastagi foto bersama guru dan siswa/I SMA HKBP Sidorame Medan usai sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba, Sabtu (14/12) di gedung Sekolah Minggu.
Medan (SIB)
Dosen Universitas Quality Berastagi Karo, melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan memberi sosialisasi tentang bahaya Narkoba kepada para siswa SMA HKBP Sidorame, Jalan Dorowati Gang Lorong Gereja Medan, Sabtu (14/2).

(CD) Mangasi Johan Panjaitan SH MH, salah seorang pembicara membahas topik Narkoba dan pengaruh psikisnya. Dia memaparkan efek samping jenis-jenis Narkoba seperti ganja yang mengakibatkan rasa candu, sakit kepala, mual, letih dan lesu terus menerus. Heroin mengakibatkan mulut kering dan gatal, denyut jantung lemah, mudah stres, suka menyendiri dan bertindak kriminal.

Sedangkan morfin cenderung membuat jantung berdebar, orang di sekelilingnya dianggap musuh. Kokain, membuat orang jadi paranoid dan berefek eforia. Opium cenderung membuat orang bersemangat tinggi sehingga selalu sibuk sendiri dan memicu nafsu biologis meningkat.

"Jenis flakka berefek, penggunanya bisa berperilaku seperti zombie (mayat hidup), karena zat yang terkandung di dalam flakka bisa merusak otak," ucapnya.

Pembicara lainnya, Rayani Saragih SH MH mengatakan, salah satu ciri pengguna sabu, selalu mencari air dingin (air es), karena efek dari zat kimia narkotik tersebut membuat mulut dan tenggorokan kering sehingga selalu merasa haus.

Dia menekankan peran orangtua dan sekolah untuk memerangi Narkoba. "Dengan cara menanamkan nilai-nilai agama kepada anak, orangtua harus tahu kegiatan dan lingkungan pergaulan anak, menjalin komunikasi yang aktif. Sekolah harus memberikan penyuluhan Narkoba bekerjsama dengan orangtua, kepolisian dan BNN dan memberi sanksi yang tegas bagi siswa/I yang terdampak Narkoba," terangnya.

Sedangkan Maslon Hutabalian SH MH membawakan topik upaya-upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba yakni promotif, pembinaan, preventif (mengobati), rehabilitasi (pemulihan) dan refresif (pengawasan pemerintah untuk mencegah pengedaran dan bandarnya).

Kepala Prodi Hukum Maria Ferba Editia SH MH yang juga moderator ceramah itu menyarankan agar tiap sekolah melakukan tes urine minimal per 6 bulan. Dikatakannya, di perguruan tinggi ada tridarma yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. "Jadi, sosialisasi bahaya Narkoba ini adalah bagian dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat," tuturnya.
Acara itu sebelumnya dibuka oleh Kepala Sekolah Dra Noralince Simbolon. (M10/f)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru