Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Menristek Usulkan ke Kemendikbud dan Dinas Pendidikan untuk Adopsi Metode STEAM

Redaksi - Senin, 20 Januari 2020 22:08 WIB
1.428 view
Menristek Usulkan ke Kemendikbud dan Dinas Pendidikan untuk Adopsi Metode STEAM
edukasi.kompas.com
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pendidikan di daerah untuk mengadaptasi model pembelajaran STEAM (Science T
Jakarta (SIB)
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pendidikan di daerah untuk mengadaptasi model pembelajaran STEAM (Science Technology Engineering Arts Mathematics) yang dilakukan Jakarta Intercultural School (JIS).

Metode pembelajaran STEAM dianggap bisa menciptakan sumber daya manusia yang inovatif dan adaptif dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0.

"Kami ingin mengusulkan kepada Kemendikbud maupun Dinas Pendidikan di daerah untuk bisa mengadaptasi model (STEAM) ini. Tak harus di setiap sekolah tetapi menggunakan fasilitas bersama sehingga setiap sekolah SMP/SMA benar-benar bisa memanfaatkan adanya pemahaman mengenai revolusi sejak dini (SMP)," ujar Prof Bambang dalam acara Education 4.0 di JIS, Kamis (16/1).

Ia menegaskan untuk menjadi negara maju di masa depan terutama 2045, Indonesia harus mengubah mindset Indonesia dari negara yang sudah terbiasa dengan kelebihan sumber daya alam menjadi negara berbasis inovasi.

Tentunya, tahap inovasi membutuhkan sumber daya manusia yang memadai.
"Tentu tak bisa mengandalkan yang sudah kuliah atau bekerja sekarang tapi sudah harus disiapkan sejak SMP," kata Prof Bambang.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dr Poppy Dewi Puspitawati berharap sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) bisa mencontoh langkah pengajaran metode STEAM yang sudah dilakukan JIS.

"Mudah-mudahan akan menular ke SPK-SPK lain. Karena SMP di Indonesia ada 40 ribu. Kalau bisa bangun di tiap Kabupaten-Kota sekolah seperti ini, sehingga mudah-mudahan Indonesia siap menyambut perubahan zaman," tambah Poppy.
JIS terbuka untuk kolaborasi

Head of School Jakarta International School (JIS), Dr Tarek Razek mengatakan pola pendidikan dengan metode STEAM bisa membuat anak lebih berpikir kritis, mampu memecahkan masalah, mudah beradaptasi, dan komunikatif. Anak-anak juga juga bisa belajar menjadi pemimpin, kreator, dan wirausaha.

"Saya pikir STEAM itu sangat penting karena ada peningkatan level kreativitas. Kebanyakan peneliti dan ahli matematika itu hanya berorientasi kepada proses tapi dengan tambahan Arts, bisa melihat sesuatu hal, menggunakan bagian lain dari otak untuk menyelesaikan masalah," kata Tarek.

Dr Tarek menyebutkan pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan lebih banyak sekolah di Indonesia. Sejauh ini, lanjut Dr Tarek, JIS telah memiliki sister school yaitu SMAN 8 dan SMAN 74 Jakarta.

"Kami berencana untuk membuat kolaborasi dengan lebih banyak sekolah. Kami sangat ingin bekerjasama dengan Mendikbud Nadiem, dan juga Dinas Pendidikan Jakarta untuk mengetahui bagaimana kami bisa melakukan pembelajaran di JIS dan menggunakan fasilitas di sekolah kami lebih dari yang kami lakukan di sini," tambahnya.

Dr Tarek menyebutkan bentuk kolaborasi yang ditawarkan JIS adalah pelatihan guru seperti dengan mengajak guru sekolah lain untuk mengenal materi-materi dan fasilitas pembelajaran yang dimiliki JIS. Selain itu, kolaborasi juga bisa dilakukan dengan mengajak murid-murid sekolah lain untuk belajar bersama murid-murid JIS. (Kps.com/f)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa