Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Tantangan Revolusi Industri 4.0 Harus Direspon Secara Cepat

* Rektor Unpab Wisuda 803 Lulusan
Redaksi - Senin, 20 Januari 2020 22:27 WIB
380 view
Tantangan Revolusi Industri 4.0 Harus Direspon Secara Cepat
Foto: SIB/Dok
WISUDA : Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM mewisuda seorang lulusan di Medan, Sabtu (18/1).
Medan (SIB)
Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan Dr HM Isa Indrawan SE MM mewisuda 803 lulusan pascasarjana, sarjana dan diploma Unpab di Gedung Selecta Medan, Sabtu (18/1).

Rektor mengharapkan para lulusan dapat mengamalkan ilmu dalam profesi masing-masing secara lebih bertanggungjawab dan berkualitas. Tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pendidikan Tinggi agar mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan.

Disebutkannya, pesatnya perkembangan teknologi di era 4.0 sangat berpengaruh terhadap karakteristik pekerjaan yang ada saat ini. Ketrampilan dan kompetensi menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan. Karena di era 4.0 integrasi pemanfaatan teknologi serta internet yang begitu canggih dan masif juga sangat mempengaruhi adanya perubahan perilaku dunia usaha dan dunia industri, perilaku masyarakat dan konsumen pada umumnya.

Suasana haru sempat menyelimuti ruangan tempat wisuda, di saat seorang ibu maju ke depan mewakili wisuda anaknya yang telah meninggal dunia. Anaknya yang bernama Novi Widiyanti jurusan komputer itu yang telah mampu menyelesaikan skripsi namun tidak ikut wisuda. Tampak, ibu yang bernama Aminah itu tidak bisa menahan air matanya saat menerima ijazah putrinya.

Pada wisuda ini, para wisudawan/ti mengenakan toga bernuansa Melayu, juga civitas Unpab mengenakan pakaian adat Melayu, dihiasi ornamen yang dominan berwarna hijau dan kuning. (M01/f)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa