Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Gelar PKM di SMA dan SMK Setia Budi Abadi Perbaungan

Redaksi - Sabtu, 21 Januari 2023 16:06 WIB
705 view
Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Gelar PKM di SMA dan SMK Setia Budi Abadi Perbaungan
Foto Dok/APP DA
FOTO BERSAMA: Tim dosen Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) bersama perwakilan guru dan kepala sekolah foto bersama di depan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Setia Budi Abadi Perbaungan, usai mela
Perbaungan(harianSIB.com)

Tim dosen Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Setia Budi Abadi Perbaungan, Selasa (21/1/2023). Mereka memberi pencerahan tentang 'Sadar Wisata' dan 'Peluang Kerja di Bidang Pariwisata' kepada siswa kelas XII yang akan segera lulus dari dua sekolah tersebut.

Tampak hadir dari Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung, yakni Nirwaty Tarigan SE MM, Mega Williandani SS MLi, Dr Padriadi Wiharjokusumo SS SH MH, Bantors Sihombing SSos MSi, dan Dameria Girsang SSos MM MSi. Tim gabungan dosen Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) ini secara bergantian berbicara dan memotivasi siswa agar memahami tentang pariwisata dan bagaimana peluang kerja di bidang wisata tersebut. Siswa tampak antusias mendengar penjelasan tersebut.

Nirwaty Tarigan menyebutkan sadar wisata adalah kesadaran atau pemahaman individu atau masyarakat mengenai pentingnya keberadaan wisata dan dampak positif dan negatif yang dihasilkan oleh aktivitas pariwisata. Sadar wisata juga mengacu pada upaya untuk mempromosikan dan menjalankan aktivitas wisata secara bertanggung jawab, ramah lingkungan, dan menghargai budaya setempat.

Dia memberi beberapa contoh implementasi sadar wisata. Pertama, wisatawan yang bertanggung jawab: wisatawan yang sadar wisata akan memperhatikan dampak aktivitas wisata terhadap lingkungan dan masyarakat setempat, dan melakukan upaya-upaya untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Misalnya, dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak atau mencemarkan lingkungan, dan tidak melakukan kegiatan yang merugikan masyarakat setempat.

Kedua, pelestarian budaya: wisatawan yang sadar wisata akan menghormati budaya setempat dan melakukan upaya-upaya untuk melestarikannya. Misalnya, dengan mematuhi aturan atau adat setempat, tidak melakukan tindakan yang merusak situs bersejarah atau keagamaan, dan tidak mengambil foto atau video yang mengganggu.

Lebih lanjut Bantors Sihombing menyebutkan pariwisata adalah industri yang terus berkembang di seluruh dunia dan memiliki banyak peluang kerja yang tersedia di berbagai bidang. Berikut adalah beberapa peluang karir yang tersedia di bidang pariwisata. Pertama, pemandu wisata. "Sebagai pemandu wisata, Anda akan membawa wisatawan ke tempat-tempat wisata yang menarik dan menjelaskan tentang tempat-tempat tersebut serta memberikan informasi tentang sejarah, budaya, dan tradisi setempat," ujarnya.

Kedua, manajemen hotel dan resort. "Manajemen hotel dan resort melibatkan manajemen operasional dan strategis untuk memastikan keberhasilan bisnis. Ada banyak posisi yang tersedia di bidang manajemen, mulai dari manajer umum hingga manajer pemasaran," jelasnya. Ketiga, restoran dan layanan makanan. Industri makanan dan minuman merupakan bagian penting dari industri pariwisata. Peluang karir di bidang ini termasuk manajer restoran, koki, pelayan, dan banyak lagi.

Keempat, event organizer. "Sebagai penyelenggara acara, Anda akan bekerja untuk membuat dan mengorganisir acara yang menarik untuk wisatawan atau pengunjung, mulai dari konferensi dan pertemuan hingga konser dan festival," katanya. Kelima, tour operator. Sebagai operator tur, Anda akan merencanakan dan mengelola perjalanan untuk wisatawan, termasuk reservasi hotel, transportasi, dan tur lokal.

Kelima, pemasaran dan promosi. "Untuk promosi dan pemasaran destinasi wisata atau perusahaan pariwisata, diperlukan keterampilan dalam periklanan, branding, dan strategi pemasaran digital," sebutnya. Keenam, fotografer dan videografer. Fotografer dan videografer dapat bekerja di bidang pariwisata untuk menciptakan materi promosi, mengambil foto dan video destinasi wisata atau tempat-tempat menarik lainnya.

Acara PKM ini diakhiri dengan foto bersama siswa, guru dan dosen Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA). Pada penutupan, Nirwaty Tarigan yang juga Direktur APP DA mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah dan guru SMA-SMK Setia Budi Abadi Perbaungan.(*)
Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru