Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Pembantu Rektor : Nilai UN Pengaruhi Kelulusan SNMPTN

- Rabu, 05 Februari 2014 16:42 WIB
563 view
Pembantu Rektor : Nilai UN Pengaruhi Kelulusan SNMPTN
SIB/ist
SNMPTN
Palembang (SIB) - Nilai Ujian Nasional memengaruhi kelulusan siswa dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014, menyusul keputusan pemerintah mengintegrasikan sistem pendidikan Sekolah Menengah Atas dan perguruan tinggi, kata Pembantu Rektor I Universitas Sriwijaya Palembang Anis Saggaf.

“Sebelumnya panitia hanya menjadikan kelulusan UN sebagai pertimbangan, artinya jika tidak lulus maka sistem secara otomatis akan mengunci dan dipastikan tidak akan lulus SNMPTN. Namun, mulai 2014 menjadikan UN sebagai acuan dengan menerapkan sistem pemeringkatan berdasarkan skor,” katanya di Palembang, Senin.

Ia menjelaskan pemeringkatan itu akan menempatkan siswa secara berurutan dari nilai tertinggi hingga terendah.

“Pada akhirnya siswa yang tidak lulus akan terpotong sendiri mengacu pada kuota masing-masing program studi,” ujarnya.

Ia menerangkan penerapan sistem baru dengan turut menjadikan nilai UN sebagai acuan itu, untuk semakin mendekatkan siswa dengan bidang ilmu yang disukai dan sesuai minat serta bakat.

Pemerintah mengharapkan metode itu menghindari “salah masuk jurusan” untuk mahasiswa baru.

“Sistem akan membuat suatu pembobotan, semisal jika memilih Fakultas Teknik maka nilai UN matematika akan lebih diperhitungkan. Setiap mata pelajaran memiliki skor tertentu dan setiap program studi memiliki penilaian yang berbeda-beda,” ujarnya.

Selain memperhitungkan nilai UN, pada 2014 juga memperhatikan mengenai akreditasi sekolah dan prestasi siswa baik akademik maupun non-akademik.

“Semua ada pembobotannya, misalnya juara nasional suatu cabang olahraga tentunya akan memiliki bobot yang tinggi ketika memilih Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Jasmani,” katanya.

Panitia SNMPTN telah membuka pendaftaran secara resmi jalur non-tulis atau lazim disebut SNMPTN sejak 6 Januari hingga 6 Maret 2014 dengan mengakses http://pdss.snmptn.ac.id.

Universitas Sriwijaya pada 2104 memiliki kuota 6.302 mahasiswa yang 50 persennya atau sekitar 3.151 orang di antaranya, akan berasal dari jalur SNMPTN.

Sebesar 30 persen lainnya, akan ditempuh dengan jalur seleksi tertulis atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan 20 persen sisanya melalui Ujian Saringan Masuk (USM). (Antara/W)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa