Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Hindari Diskriminasi, PGRI Minta Penerapan Kurikulum Ganda Dihenikan

- Senin, 13 April 2015 19:05 WIB
268 view
Hindari Diskriminasi, PGRI Minta Penerapan Kurikulum Ganda Dihenikan
Jakarta (SIB)- Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menghentikan kebijakan standar ganda karena dapat menimbulkan diskriminasi antarsekolah.

"Ya diskriminasi kalau dibiarkan berlarut-larut menggunakan kurikulum ganda seperti sekarang ini," ujar Sulistyo di Jakarta, Kamis.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan melakukan moratorium pelaksanaan Kurikulum 2013.  

Sekitar 15.000 sekolah menerapkan Kurikulum 2013, sementara sisanya kembali ke kurikulum 2006.

"Sebagian menggunakan kurikulum baru, sebagian lagi menggunakan kurikulum lama. Tentunya akan menimbulkan kecemburuan."

Menurut Sulistyo, kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman adalah Kurikulum 2013.

Mendikbud Anies Baswedan mengatakan Kurikulum 2013 akan dilaksanakan secara bertahap.

Anies menambahkan Kemdikbud tidak ingin mengubah kurikulum namun pelaksanaannya dilakukan bertahap.

Kemdikbud tidak mau mengulangi pelajaran pahit masa lalu, yang mana penerapan Kurikulum 2013 dilakukan serentak dan terkesan dipaksakan.

"Guru-gurunya harus dilatih, sehingga begitu kurikulumnya berganti, di lapangan tidak terjadi masalah," kata Anies. (Ant/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru