Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026
Panel Diskusi Revitalisasi Pendidikan di Tanah Karo Libatkan Sejumlah Guru Besar

Tingkat Partisipasi Pendidikan Masyarakat Karo Semakin Menurun

- Senin, 27 April 2015 22:25 WIB
777 view
Tingkat Partisipasi Pendidikan Masyarakat Karo Semakin Menurun
SIB/Marlinto Sihotang
Bupati Karo Terkelin Brahmana foto bersama panitia panel diskusi dan para narasumber yang merupakan guru-guru besar USU dan berbagai elemen pada panel diskusi revitalisasi pendidikan Tanah Karo, Sabtu (25/4) di Aula Kantor Bupati Karo.
Kabanjahe (SIB)- Belakangan ini para profesor Karo yang ada di USU seperti Prof Meneth Ginting dan Prof Merdang Sembiring dan pemerhati pendidikan Tanah Karo menilai bahwa dunia pendidikan di Tanah Karo begitu banyak permasalahannya. Sehingga terjadinya penurunan kualitas pendidikan dan sangat memprihatinkan.

Karena itu dilakukan panel diskusi antara profesor profesor Karo, pemerhati pendidikan Tanah Karo, LSM Tanah Karo bekerja sama dengan IMKA USU dengan mengundang para kepala sekolah, guru-guru dan elemen yang berkaitan dengan pendidikan di Aula Kantor Bupati Karo, Sabtu (25/4).

“Harus ada langkah-langkah praktis yang harus dilakukan supaya keadaan tidak semakin terpuruk dan tidak ketinggalan jauh dari daerah-daerah lain,” ujar Prof Dr Ir Meneth Ginting.

Beberapa guru besar USU Karo melihat bahwa tingkat partisipasi pendidikan masyarakat Karo semakin menurun sangat berbeda dengan masyarakat Karo dahulu yang begitu gigih untuk menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi. Sehingga perlu membangun kesadaran masyarakat.

“Dari penilaian inilah, makanya para guru besar Karo di USU mewujudkan acara diskusi panel dengan elemen masyarakat sehingga dapat mendorong kesadaran dari mayarakat dan pengembangan kebijakan untuk memajukan pendidikan oleh pemerintah serta partisipasi dunia bisnis,” paparnya.

Langkah-langkah untuk merevitalisasi pendidikan di Karo dimulai dari proses, cara dan perbuatan. Dan harapan ke depan nantinya siswa harus semangat tinggi, berprestasi, harkat dan martabat guru naik, kesejahteraan guru meningkat. Begitupun orangtua murid bisa termotivasi, orang miskin dapat bantuan dan POMG diaktifkan kembali.

"Untuk mencapai semua ini harus ada keterlibatan semua elemen dan ada pembagian kerja. Karena banyak sekali kendala dan hambatan di dunia pendidikan Karo saat ini," ujar Meneth.

Prof Budiman Ginting selaku panitia menginginkan agar dunia pendidikan Karo harus lebih mengarah ke aspek efektif untuk dijadikan semangat baru dalam memahami peserta didik dan lebih komprehensif. Dengan memahami peserta didik tentunya mereka bisa secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga dapat mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang baik.

Menurutnya, beberapa hal yang harus diperhatikan pemerintah daerah adalah pemerataan kualitas pendidik, melakukan evaluasi terhadap pemerataan akses informasi seperti buku pelajaran, akses internet maupun alat peraga pelajaran begitu juga dengan infrastruktur dan porsi pelajaran.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam sambutannya sangat berterima kasih pada tokoh-tokoh besar Karo yang peduli dengan dunia pendidikan di Tanah Karo. "Mari kita sama-sama bersinergi untuk membangun Karo ke depan dengan menghidupkan kembali pendidikan yang sempat menurun," ujarnya.

Kegiatan panel diskusi revitalisasi pendidikan di Tanah Karo dihadiri oleh Bupati  Karo Terkelin Brahmana, anggotaDPRD, mantan bupati Karo DD Sinulingga, tim Bamk Sumut dan unsur Muspida, Guru Besar USU-Pemerhati Karo, Saniogarih- UI, HMKI, LSM, IMKA -USU, MPR-Karo, elemen masyarakat  Karo.

Sebagai narasumber yakni Prof Dr Ir Meneth Ginting MADE, Drs Saroha Ginting, Prof Paham Ginting SE, Pdt Dr Heriyanto MTh DTh dan dimoderatori Berlian Tarigan SH MH. (Dik MAS/q)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru