Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

Pembagian Ijazah Telat, Anies: Kelambatan Ada di Percetakan

- Senin, 03 Agustus 2015 15:04 WIB
370 view
 Pembagian Ijazah Telat, Anies: Kelambatan Ada di Percetakan
Jakarta (SIB)- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baaswedan mengaku pembagian ijazah mengalami keterlambatan. Menurutnya, hal ini disebabkan karena adanya keterlambatan pada percetakan di Dinas Pendidikan (Disdik) daerah masing-masing.

“Itu masalahnya ada percetakan di dinas pendidikan daerah masing-masing,” ungkap Anies kepada wartawan usai penandanganan MoU dan perjanjian kerjasama dengan PT Garuda Indonesia di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Jumat (31/7).

Anis menegaskan, proses penilaian Ujian Nasional (UN) sebenarnya sudah selesai. Bahkan, kata dia, pengumumannya telah dilakukan pada Mei 2015. Menurutnya, hasil UN telah dikirim kepada dinas pendidikan masing-masing wilayah di Indonesia.

Mengenai keterlambatan. Anies menyebut hal ini seringkali terjadi setiap tahunnya. Oleh sebab itu, pemerintah pun berencana untuk mengupayakan evaluasi kebijakan pencetakan ijazah.

Jika ada kesalahan pada pejabat dinas daerah, Anies menegaskan siap memberikan teguran kepada mereka. Ia menyatakan, mereka akan siap menerima konsekuensi dari komitmen yang telah mereka janjikan.

Selain itu, Anies juga menerangkan faktor lain yang menyebabkan keterlambatan ijazah. Ia mengatakan, distribusi menjadi penyebab dari kondisi itu. “Ijazah dicetak di wilayah lain baru kemudian dikirimkan ke sejumlah daerah,” jelasnya.

Menurut Anies, implementasi pendistribusian di banyak wilayah masih tidak konsisten dalam menunaikan komitmennya. Padahal, kata dia, jika berjalan baik maka skema pencetakan ijazah akan berjalan dengan baik dan lebih efisien. Oleh sebab itu, ia mengaku akan memanggil mereka untuk mendiskusikan permasalahan inti dari kondisi tersebut.

Kemudian, Anies juga mengungkapkan akan me-review perusahaan pemenang tander yang tidak kompetibel dalam melaksanakan tugasnya. Karena itu,  pihaknya pun berencana akan melakukan inspeksi oleh Inspektorat Jenderal tentang lelang tender ijazah ini nantinya.

“Inspeksi akan dijalankan sesegera mungkin, kalau ternyata memang tidak sesuai standar, ya, jangan menang tander dong,” tambahnya. (Rol/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru