Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 19 Maret 2026

Mixnon Andreas Simamora Tinggalkan Militer untuk Jadi Lurah

- Minggu, 06 Desember 2015 16:39 WIB
1.756 view
Mixnon Andreas Simamora Tinggalkan Militer untuk Jadi Lurah
Simalungun (SIB)- Mixnon Andreas Simamora MSi, sosok pria bertubuh tambun ini cukup dikenal di kalangan pejabat dan pegawai lingkungan Pemkab Simalungun dan Nias. Liku-liku hidupnya penuh warna hingga kini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Simalungun. Putra kelahiran Kota Pematangsiantar ini adalah jebolan angkatan pertama Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), atau alumni tahun 1992.

Selama mengikuti pendidikan di STPDN, selalu ditanamkan disiplin dan loyalitas yang tinggi kepada pimpinan. Ia pun dibina semi militer di STPDN. Pengembangan ilmu pengetahuan dan wawasan menerapkan metode pengajaran, pengasuhan dan pelatihan sehingga bermanfaat dalam membentuk suatu karakter. Materi pengajaran mencakup akademik, pengasuhan merupakan pembinaan disiplin berupa Perdupra (Peraturan Kehidupan Praja) dan pelatihan meliputi berbagai kegiatan misalnya pengelolaan lahan pertanian dan beternak. Semangat ‘esprit de corps’ senantiasa tertanam dalam jiwa kebersamaan anak didik STPDN sehingga menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap satuan.

Apabila seseorang bersalah maka semua kena hukum termasuk ketua barak yang membawahi 45 orang. Mixnon Andreas Simamora ternyata tetap tegar menjalani pahit getirnya di STPDN. Tiga tahun kemudian, dia lulus, lalu mengikuti Wajib Militer (Wamil) hingga meraih pangkat Letnan Dua Infantri. Ia pun sempat bertugas di salah satu Kodim di Pulau Jawa. Namun tujuan hidup berubah. Karirnya bukan berakhir pada militer. Setelah kurang lebih 2 tahun sebagai militer, Mixnon Andreas Simamora akhirnya terpanggil untuk pindah tugas dan dikembalikan ke Departemen Dalam Negeri. Mixnon mengawali karir pada pemerintahan sebagai lurah di Kabupaten Nias. Beberapa tahun kemudian, pindah tugas ke Kabupaten Simalungun dan pernah menjadi Camat Hatonduhan serta Camat Bosar Maligas. Karirnya terus menanjak.

Setelah menjabat Kabag Humas Pemkab Simalungun, Mixnon dipercayakan sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Pemkab Simalungun. Terakhir dia menjabat Kepala Bappeda namun jiwa militer masih tertanam dalam lubuk hatinya yang paling dalam. Mengingat perjalanan karirnya yang begitu panjang dan berliku-liku, ini menjadi kenangan manis baginya. Mixnon lebih memilih berpedoman kepada Amsal 22:1, yaitu, Nama baik lebih berharga daripada kekayaan. Dikasihi orang lebih baik daripada emas dan perak. (C05/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru