Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Jalan Berlumpur Masih Ada di Kota Adipura Tanjungbalai

- Kamis, 13 Desember 2018 21:32 WIB
672 view
Jalan Berlumpur Masih Ada di Kota Adipura Tanjungbalai
SIB/Usni Pili Panjaitan
Tanjungbalai (SIB) -Masih ada ditemukan jalan yang dipenuhi lumpur tebal di Kota 'Adipura' Tanjungbalai, Rabu (12/12).

Buruknya infrastruktur jalan di suatu daerah, sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemajuan perekonomian masyarakat, akses untuk mengangkut hasil perkebunan terkendala sehingga menghambat percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Fenomena miris ini juga masih ditemukan dan dirasakan ratusan kepala keluarga (KK) yang tinggal di Kota Tanjungbalai. Ternyata di kota yang sudah meraih lebih dari tiga kali piala Adipura sebagai kota bersih kategori kota kecil dari pemerintah pusat, ternyata belum menjamin infrastruktur jalan bebas dari kubangan lumpur.

Realitas yang sehari-hari dirasakan ratusan KK yang tinggal di Jalan Sriwijaya Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, luput dari perhatian Pemko Tanjungbalai. Hal yang lumrah jika masyarakat pesimis dengan sikap pemerintah dalam mewujudkan program pemerataan pembangunan.

"Miliaran rupiah dana yang dikucurkan Pemko Tanjungbalai dalam satu tahun hanya untuk program peningkatan infrastruktur, seperti peningkatan jalan, pemeliharaan rutin jalan dan pembangunan jalan," celoteh warga kepada SIB, Rabu (12/12) menanggapi buruknya kondisi Jalan Sriwijaya yang dipenuhi lubang dan ditutupi lumpur tebal.

Amatan SIB, sepekan terakhir kondisi Jalan Sriwijaya yang berada tepat di seberang jalan berdiri kokoh rumah mewah dengan halaman luas. Rumah besar nan megah itu adalah rumah seorang tokoh masyarakat yang akrab disapa HZ. Sementara H Zul atau HZ merupakan orangtua Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.
Menurut warga, rusaknya Jalan Sriwijaya sudah berlangsung beberapa tahun silam, upaya perbaikan belum terwujud. Akibatnya, lubang kecil menjadi besar dan lapisan penetrasi jalan yang mengelupas menambah parahnya kerusakan.

"Sudah hancur bertambah hancur, buktinya sejak adanya aktivitas sejumlah pekerja yang membangun rumah yang katanya rumah itu milik seorang pejabat penting kota ini, jalan itu kini dipenuhi lumpur tebal bekas tanah timbun yang berserakan dari truk pengangkut tanah untuk rumah tersebut," kata seorang warga yang enggan namanya disebutkan kepada SIB, Rabu siang mengeluh.

Bukan hanya menyengsarakan ratusan KK, bahkan dampak jalan berlumpur menyebabkan keresahan bagi seratusan pelajar SMKN 5 dan SMKN 6 yang setiap hari melintas di Jalan Sriwijaya menuju sekolah mereka. "Beginilah yang kami rasakan pak, pergi pagi hari lumpur dilalui, pulang sekolah siang hari lumpur lagi yang dilewati. Hari-hari penuh lumpur. Padahal Tanjungbalai sering dapat piala adipura," ucap seorang pelajar kepada SIB, mengaku heran jalan ke sekolahnya berlumpur.

Saat SIB memasuki Jalan Sriwijaya, langsung terlihat pemandangan miris tentang fakta keresahan masyarakat dan pelajar. Sungguh memprihatinkan, Jalan Sriwijaya dipenuhi lumpur tebal dan di sepanjang jalan ditemukan lubang-lubang yang digenangi air lumpur.

Semoga Pemko Tanjungbalai dan DPRD mengetahui dan melihat kondisi jalan yang meresahkan warganya itu dan menganggarkan dana peningkatan jalan di tahun 2019 yang alokasi anggarannya masuk dalam pos APBD Tanjungbalai TA 2019. (E08/h)
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru