Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Amran Sinaga, Rela Tanggalkan Jabatan Sebagai Kepala Dinas Terjun ke Panggung Politik

- Minggu, 23 Desember 2018 17:26 WIB
738 view
Amran Sinaga, Rela Tanggalkan Jabatan Sebagai Kepala Dinas Terjun ke Panggung Politik
SIB/Dok
Simalungun (SIB)- Tidak pernah terbersit di dalam hatinya  menyandang status sebagai pengawai negeri sipil (PNS) dengan jabatan kepala dinas namun menjelang akhir masa kerjanya 3 tahun lagi sebagai PNS ia rela menanggalkan jabatannya memilih pensiun dan terjun ke panggung politik sebagai wakil bupati untuk mendampingi Bupati Simalungun JR Saragih.

Dia adalah Amran Sinaga kelahiran Marihat, 2 Oktober 1960 anak pertama dari 7 bersaudara pasangan dari  Rahman Sinaga (87) dan Sahdiah Tindaon (84).
Hidup adalah pilihan, sepertinya slogan tersebut cocok dialamatkan kepada Amran Sinaga. Kenapa demikian? Karena jarang sekali ditemukan sikap seorang PNS rela meninggalkan statusnya sebagai PNS dengan jabatan kepala dinas mau berhenti dan menanggalkan jabatannya.

Karena untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati ada aturan KPU No 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan/atau wali kota dan wakil wali kota yang berstatus sebagai TNI, Polri, PNS harus mengundurkan diri sejak mendaftarkan diri sebagai calon.
Dengan adanya aturan tersebut, Amran pun dihadapkan dengan 2 pilihan yakni tetap mengabdi sebagai PNS atau pensiun. Amran boleh dikatakan orang yang beruntung sebagai PNS yang kariernya diawalinya pada  tahun 1981 penempatan kerja pertama di Kantor Wilayah Departemen Pertanian Sumatera Utara.

Berkat ketekunan dan kegigihannya, perlahan-lahan kariernya sebagai PNS diawali menduduki jabatan dari Kepala Tata Usaha di Dinas Ketahanan Pangan Simalungun, Camat di Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kepala Bidang Program di Dinas Pertanian dan 3 jabatan kepala dinas diembannya yakni Kadis Kehutanan tahun 2009-2010, Kadis Pertanian tahun 2011-2012 dan terakhir Kadis Perkebunan tahun 2013-2015.

Ternyata rekam jejaknya sebagai PNS diikuti oleh 3 orang anaknya yakni Vivi Oriza Sinaga SE PNS di Pemprovsu, Ivo Melani Sinaga SP, PNS di Kementerian Pertanian dan yang terakhir Eko Sahabat Sinaga SP, PNS di Pemprovsu.

Untuk meraih kesuksesan itu tidak gampang, berbagai masalah muncul silih berganti menerpa dirinya. Namun ada pepatah menyebutkan dimana ada kemauan disitu ada jalan. Dengan berpedoman kepada pepatah tersebut benar saja masalah tersebut bisa teratasi dengan baik.

Sebenarnya sebut Amran, ketika dia ditawari oleh JR Saragih untuk menjadi wakil bupati pada tahun 2015 kala itu dia masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan di Pemkab Simalungun. Dia tidak menyangka akan dipilih JR untuk menjadi paketnya maju di periode kedua.

Karena di dalam benaknya masih bertanya-tanya apakah benar Pak JR Saragih mau memilih dia sebagai paketnya maju di Pilkada untuk periode kedua.
Seperti ada pepatah mengatakan banyak yang terpanggil namun sedikit yang terpilih. Kesempatan hanya satu kali dan tidak akan terulang. Pikir dulu pendapatan sesal kemudian tiada berguna. Jadi ketika ada ajakan tersebut, dia langsung curhat kepada isteri beserta anak dan keluarga.

Ternyata keluarga besarnya mendukung, sehingga dengan suara bulat akhirnya dia siap meninggalkan statusnya sebagai PNS dan menanggalkan jabatannya sebagai kepala dinas.

Ternyata perjuangan tidak sia-sia. Impian untuk menjadi Wakil Bupati Simalungun pun terwujud sudah. Amran Sinaga pun  dilantik sebagai Wakil Bupati bersama Bupati Simalungun JR Saragih pada 22 April 2016 di Aula Sasana Bhakti Praja  Kementerian Dalam Negeri Jakarta untuk periode 2016-2021. Amran Sinaga menikah dengan Nurita Damanik (PNS) pada 24 April 1983 dan dikaruniai 3 orang anak.(D04/d)


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru