Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Disdik Labuhanbatu dan USAID Prioritas Sumut Konsultasi Publik Guru Pembelajar

- Rabu, 08 Juni 2016 17:19 WIB
672 view
Disdik Labuhanbatu dan USAID Prioritas Sumut Konsultasi Publik Guru Pembelajar
SIB/dok
KOSULTASI PUBLIK: Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap foto bersama Manager USAID Prioritas Sumut Agus Marwan, Kadis Pendidikan Labuhanbatu Sarimpunan Ritonga, Kepala Bappeda Hobol Zulkifli Rangkuti SSos (kiri), Ketua Dewan Pendidikan Ngampuni Tarigan SP
Rantauprapat (SIB)- Dinas Pendidikan Labuhanbatu bekerjasama dengan USAID Prioritas Sumatera Utara menggelar Konsultasi Publik tentang Guru Pembelajar, Jumat (3/6) di Permata Land Hotel Rantauprapat.

Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap pada kesempatan itu mengibaratkan guru seorang atlet profesional. Atlet dalam meraih prestasi dan memenangi pertandingan harus terus berlatih dengan disiplin sehingga tumbuh dan berkembang keterampilannya terasah. Demikian diharapkan Pangonal kepada para guru, sehingga guru dan anak-anak didiknya berprestasi.

"Guru dituntut meningkatkan kompetensi terus menerus. Guru senanatiasa mengembangkan kapasitas, tidak cukup hanya membaca buku-buku tentang teori pembelajaran, tetapi harus terus berlatih dan guru harus terus mengalami Continued Improvement (Peningkatan yang berkelanjutan)," ujarnya.

"Continued Improvement inilah yang kita sebut sebagai pengembangan keprofesian berkelanjutan atau yang  disingkat PKB," harapnya.

Sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 16 tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, maka PKB terdiri dari 3 komponen, yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Dalam mengimplementasikan ketiga komponen PKB itu, pemerintah dan pemerintah daerah wajib membantu dan memasilitasi guru.

Seorang ahli manajemen bernama Peter Drucker sering mengatakan: Kamu tidak akan bisa mengatur apa yang tidak bisa kamu ukur (You cant managed what you cant measure). Ukuran menjadi kata penting dalam perencanaan program, dengan menggunakan data diukur, maka kita bisa dengan cepat menentukan kebijakan yang perlu diambil.

"Hal yang sama juga berlaku dalam mengimplementasikan PKB. Kita akan kesulitan meningkatkan kualitas guru jika kita tidak mengetahui posisi kualitas gurunya. Itu sebabnya USAID Prioritas mengembangkan pendekatan praktik berbasis data untuk mengimplementasikan PKB. USAID Prioritas akan membantu kabupaten/kota melakukan pemetaan kualitas guru dengan memanfaatkan data-data, seperti data hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) dan Penilaian Kinerja Guru (PKG).

Menurut Pangonal, USAID Prioritas juga akan membantu kabupaten/kota melakukan analisis untuk mendapatkan data-data Analisis Kebutuhan Pelatihan, Analisis Biaya Pelatihan Guru dan Analisis Keuangan Pendidikan. Dari data itu, pemerintah kabupaten/kota dapat merencanakan program yang berkelanjutan dan dengan program ini optimis bisa menyediakan guru-guru berkualitas.

Konsultasi Publik Guru Pembelajar (PKB) Kabupaten Labuhanbatu ini dihadiri Manager USAID Prioritas Sumatera Utara Agus Marwan, Kadis Pendidikan Labuhanbatu Sarimpunan, Kepala Bappeda Hobol Zulkifli Rangkuti dan Ketua Dewan Pendidikan Ngampuni Tarigan. (D13/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru