Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Siswa dan Guru Methodist 1 Kutalimbaru Ikuti Open Crowd Festival

- Rabu, 03 Agustus 2016 18:08 WIB
316 view
Siswa dan Guru Methodist 1 Kutalimbaru Ikuti Open Crowd Festival
Kutalimbaru (SIB)- Ratusan siswa mulai tingkat TK-SMA dan guru-guru Methodist 1 Kutalimbaru, para orangtua siswa dan masyarakat di lingkungan sekolah mengikuti Open Crowd Festival yang digelar di kompleks PKMI 1 Kutalimbaru, Sabtu (30/7). Open Crowd Festival adalah suatu kegiatan yang menampilkan permainan yang bertujuan untuk mempererat hubungan yang harmonis, menjalin kerja sama yang baik serta menciptakan kejujuran di antara para siswa, guru, orangtua siswa dan masyarakat di sekitarnya khususnya di kalangan anak-anak muda.

Misalnya permainan yang disebut in-put dan out-put. Para peserta diajak melingkari seutas tali. Jika ada peserta yang salah mengikuti instruksi, maka dia diminta untuk mengakui kesalahan dengan kesadaran sendiri. Lalu permainan tarik tambang antara siswa dan guru atau pun guru dan orangtua siswa. Para peserta menikmati Open Crowd Festival yang merupakan kerja sama antara Fusion Australia dan Fusion Indonesia.

Craig, salah satu instruktur dari Fusion Australia, mengatakan bahwa permainan ini terbuka bagi kalangan umum tanpa membedakan agama, suku dan ras. "Kami ingin permainan ini dinikmati semua orang sehingga kerukunan antar umat beragama yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Indonesia khususnya di Sumatera Utara tetap terjaga," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Fusion Australia berada di bawah naungan Fusion Internasional yang saat ini memiliki ribuan staf dan relawan. Fusion Internasional telah berdiri di 14 negara lain termasuk Inggris, Yunani, Albania, Kanada, Karibia, Ghana, Nigeria, Afrika Selatan, Indonesia, India dan kawasan Asia Selatan.

M Habeahaan, salah seorang orangtua siswa, menyambut baik digelarnya Open Crowd Festival. "Kegiatan ini sangat baik bagi kami sebagai orangtua siswa dalam menjalin komunikasi dengan para guru sehingga kami bisa mengetahui perkembangan pendidikan anak-anak kami," ujarnya seraya berharap kegiatan ini berkelanjutan.

Salah seorang guru Methodist 1 Kutalimbaru, I Hutabarat SPd, mengatakan permainan ini bermanfaat bagi para guru untuk lebih mengenal lebih jauh karakter para siswa. Pimpinan perguruan Methodist 1 Kutalimbaru, Drs Jepri Manurung, berharap melalui permainan ini guru-guru lebih bersemangat dalam mendidik para siswa. "Para siswa juga harus bersemangat belajar dan orangtua siswa ikut membantu," katanya. (R16/d)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru