Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Pemko dan Polres Tebingtinggi Teken MoU dan Launching Pengintegrasian Lalu Lintas ke dalam Kurikulum Pendidikan

* Kapolres: Kecelakaan Lalin Akibat Kurang Disiplinnya Pengemudi
- Rabu, 07 Desember 2016 21:51 WIB
187 view
Pemko dan Polres Tebingtinggi Teken MoU dan Launching Pengintegrasian Lalu Lintas ke dalam Kurikulum Pendidikan
SIB/Humala Siagian
TANDATANGANI : Kapolres Tebingtinggi AKBP Ciceu Cahyati dan Pj Wali Kota yang diwakili Staf ahli Drs Jumpa Ukur Sembiring disaksikan Wakil Wakil Ketua DPRD Kota Tebingtinggi M.Hazly Azhari Hasibuan, Wakapolres Tebingtinggi Kompol A Sinurat dan Kepala Di
Tebingtinggi (SIB)- Pemerintah Kota Tebingtinggi  dalam hal ini Dinas Pendidikan  dan Polres Tebingtinggi tanda tangani MoU dan launching pengintegrasian lalu lintas ke dalam kurikulum pendidikan dan kewarganegaraan, Selasa (6/12) di Aula SMA Negeri 1 kota setempat.

Pj Wali Kota Tebingtinggi dalam sambutannya yang dibacakan Asiten Drs Jumpa Ukur Sembiring  mengatakan, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan Angkutan Jalan yang diharapkan sebagai pedoman dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas kurang dipahami. Hal itu terlihat dari angka kecelakaan memiliki frekuensi cukup tinggi.

"Indikator tingginya kecelakaan berlalulintas akibat buruknya perilaku berlalulintas berupa pelanggaran terhadap norma-norma berlalulintas. Pemakai sarana lalu lintas sekarang ini kurang mempunyai etika dan sopan santun berlalulintas serta tidak lagi memikirkan keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain.  Yang penting sampai ke tujuan dengan cara masing-masing," ujar Pj Wali Kota dalam sambutan tertulisnya.

Sedangkan Kapolres Tebingtinggi AKBP Ciceu Cahyati saat dimintai SIB komentarnya usai penandatanganan MoU mengatakan dirinya menyambut baik kerjasama tersebut dan kerjasama ini merupakan tindaklanjut kerja sama Kapoldasu dan Gubsu yang juga sudah menandatangani MoU, "Harapan kita kerjasama sama ini bisa memberikan pendidikan sejak dini kepada pelajar-pelajar mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK bagaimana berlalulintas yang baik. Dengan tujuan setelah umur mencukupi untuk memiliki SIM mereka akan jadi pelopor pengendera-pengendara yang disiplin," jelas Ciceu Cahyati.

Kapolres juga mengakui bahwa saat ini angka kecelekaan berlalulintas di wilayah hukumnya banyak pengendera yang berusia produktif dan kecelekaan itu terjadi kebanyakan akibat kurang disiplin dalam berkendaraan," Kalau dalam berkenderaan sudah disiplin serta mematuhi aturan perlalulintasan yang ada saya yakin kecil kemungkinan terjadi kecelakaan. Harapan kita dengan Penandatanganan MoU dan Launching Pengintegrasian Lalu Lintas ke dalam kurikulum pendidikan dan kewarganegaraan pelajar kita nantinya setelah umur mencukupi akan jadi pelopor-pelopor pengendara yang disiplin di jalan," ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs H Pardamean Siregar MAP di tempat terpisah saat dimintai SIB komentarnya mengatakan melihat fenomena pelanggaran lalu lintas sebagai pendidik anak bangsa perlu dilakukan terobosan baru sehingga angka kecelakaan dapat ditekan,"Selaku pendidik kita sangat menyambut positif  terobosan dari Kapoldasu dan Gubsu," jelas Pardamean.

Diapun berjanji  bersama pihak sekolah dan  guru-guru akan bekerja keras sekuat tenaga agar  program ini teraktualitas pada proses belajar dikelas dan terlaksana dalam kehidupan sehari-hari. Di akhir pembicaraan, Kepala Dinas Pendidikan juga mengatakan bahwa  kerjasama yang sudah disepakati hari ini kesuksesannya juga tidak luput dari perhatian anggota DPRD kita yang terhormat begitu juga dukungan dari orang tua siswa.

Hadir dalam acara tersebut tersebut Wakapolres Tebingtinggi Kompol A Sinurat, Wakil Ketua DPRD Kota Tebingtinggi M.Hazly Azhari Hasibuan, Kakan Depag Tebingtinggi, Kasat lantas Polres Tebingtinggi AKP Imam Aliyuddin SH, seluruh pengawas dan Kepala SD/MI,SMP/MTs/SMA/MA dan SMK serta guru PPKN juga ketua Osis seluruh sekolah se-Kota Tebingtinggi. (C20/ r)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru