Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Ketua MPR: Sekolah Memutus Rantai Kemiskinan

- Rabu, 01 Februari 2017 21:44 WIB
256 view
Kupang (SIB)- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan memutus rantai kemiskinan yang masih mengikat warga di sejumlah pelosok daerah Indonesia termasuk di Kota Kupang hanya dengan pendidikan.

"Karena itu saya berharap agar orang tua di daerah ini harus tetap berupaya agar anak-anaknya bisa terus bersekolah untuk menggapai ilmu dan pengetahuan sebagai bekal hidup dan masa depannya," kata Zulkifli Hasan saat seremoni penyaluran bantuan nontunai bagi 2.020 keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Kupang, Selasa (31/1).

Menurut dia, hanya dengan pendidikan seseorang bisa melanjutkan seluruh perjuangan dan masa depannya untuk membangun sebuah masa depan yang lebih baik dan bermutu.

Jika sebaliknya tanpa pendidikan maka tentu akan sangat sulit mendapatkan sebuah masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di usia mendatang. "Apapun alasannya anak-anak kita harus tetap bersekolah untuk bisa menjadi pintar," katanya mengajak para orang tua penerima PKH.

Dia bahkan mengisahkan dirinya yang terpaksa bersekolah dengan haru menjual seluruh barang berharga milik ibunya. "Kalung dan giwang ibu saya pun dijualnya agar saya bisa bersekolah. Dan hasilnya seperti saat ini," katanya.

Memang menjadi sulit bagi keluarga-keluarga yang berada di beberapa titik lokasi untuk bersekolah karena sejumlah kondisinya. Namun demikian penting untuk terus berupaya agar tetap mengakses pendidikan yang ada itu.

Dengan intervensi program pemerintah berkaitan dengan PKH yang meliputi dua program besar yaitu kesehatan dan pendidikan, diharap bisa memberikan akses terbuka bagi masyarakat melanjutkan sekolah anak-anaknya menggapai masa depan yang lebih baik.

"Saya sangat mendukung program pemerintah melalui PKH ini agar bisa memberikan kemudahan dan bantuan bagi masyarakat melanjutkan pendidikan anak-anaknya. Setelah SD, harus ke SMP, lalu SMA dan kuliah. Harus sampai sarjana," katanya berpesan.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berjanji akan merancang beasiswa khusus bagi anak-anak miskin berprestasi di Kota Kupang agar tidak berhenti bersekolah. "Yang cerdas harus mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan agar bisa terus mendapatkan peluang terbaik untuk masa depannya," katanya.
Dirjen Perlindungan dan jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Margowiyono mengatakan, program PKH sudah diluncurkan Pemerintah Ri sejak 2007 silam sebagai bagian dari implementasi dan semangat pemerintah mengentaskan kemiskinan warga di NKRI ini.

Dalam konteks itulah, maka PKH ini terus didorong dan bisa terlaksana di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ini. (Ant/l)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru