Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Gubsu : SMK Tulang Punggung Ciptakan Pengusaha Pemula

- Rabu, 01 Maret 2017 22:04 WIB
573 view
 Gubsu : SMK Tulang Punggung Ciptakan Pengusaha Pemula
SIB/Dok
Rebutan Bersalaman : Sejemlah siswa-siswi berebutan bersalaman dengan Gubsu HT Erry Nuradi usai pembukaan Seminar Nasional Bursa Kerja para kepala SMK Negeri dan Swasta, Sabtu (25/2) di SMK Pencawan Pencawan Medan.
Medan (SIB)- Gubsu Ir HT Erry mengatakan SMK merupakan salah satu tulang punggung untuk membuka peluang-peluang usaha dan menciptakan pengusaha-pengusaha pemula.

Hal tersebut dikatakan Gubsu pada acara Seminar Nasional Bursa Kerja para kepala sekolah SMK Negeri dan Swasta, Sabtu (25/2) di SMK Pencawan Medan.
Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr M Mustaqfirin, Ketua Komisi E DPRD Provsu Ir Zahir MAP, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pencawan Ruben Tarigan SE, anggota DPRD SU Jan Toguh Damanik, Kepala SMK Pencawan Restu Utama Pencawan, mewakili Kadis Pendidikan Provinsi Kabid SMK Disdik Provsu Rosmawaty Nadeak, para kepala SMK negeri dan swasta dari 14 kabupaten se-Sumatera Utara, para guru dan siswa-siswi SMK Pencawan.

Menurut Gubsu Erry, SMK merupakan salah satu tulang punggung untuk membuka peluang-peluang usaha dan menciptakan pengusaha-pengusaha pemula. Karena Indonesia masih membutuhkan pengusaha-pengusaha pemula dan pekerja-pekerja terampil.

Oleh karenanya, kata dia, SMK sebagai wadah untuk mendidik siswa-siswi tentang berbagai hal yang berhubungan dengan dunia kerja. Dengan demikian setelah menamatkan studinya dari SMK maka para siswa-siswi SMK tidak lagi harus mencari kerja tetapi menciptakan peluang kerja sendiri," ujar Gubsu.

Untuk mencapai target dan sasaran tersebut, Gubsu mengimbau agar SMK memiliki beberapa hal seperti SMK harus mempunyai bengkel untuk tempat belajar. Diberikan sertifikasi keterampilan, guru-guru harus ditingkatkan kapasitasnya sehingga guru-guru mengikuti perkembangan teknologi yang cepat sekali berkembang.

Gubsu juga berharap agar SMK dapat membuka beberapa jurusan seperti industri ekonomi kreatif dalam rangka menunjang pengembangan pariwisata. Jurusan yang berbasis kelautan untuk mengembangkan industri kelautan Indonesia seperti yang terus dilakukan Presiden RI untuk mengembangkan potensi kelautan.
"Dengan demikian SMK-SMK di Sumatera Utara itu adalah SMK yang mampu bersaing dan melahirkan siswa-siswi yang handal dan siap terjun ke dunia kerja. Sehingga SMK-SMK khususnya di Sumatera Utara akan lebih paten ke depan," imbuhnya.

Dia juga mengatakan persaingan tenaga kerja akan semakin ketat setelah pemberlakuan masyarakat ekonomi Asean atau pasar bebas Asean Tahun 2016.
"Para kepala sekolah yang hadir pada seminar ini sekitar 500 orang harus melihat MEA sebagai peluang terbuka untuk memperbaiki kualitas SDM yang ada dengan meningkatkan daya saing, menyediakan pendidikan dan kesehatan yang memadai dan memberikan edukasi terhadap pentingnya MEA," katanya. (A12/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru