Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Pengamat: Kurikulum Bisa Integrasikan Disiplin Ilmu dengan Karakter Siswa

- Rabu, 02 Juli 2014 15:25 WIB
394 view
Pengamat: Kurikulum Bisa Integrasikan Disiplin Ilmu dengan Karakter Siswa
Ternate (SIB)- Pengamat dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara  Dr Ridha Adjam mengatakan, sesuai perubahan kurikulum pendidikan nasional diharapkan bisa mengintegrasikan karakter siswa.

Sistem pembelajaran dalam kurikulum baru nantinya bersifat tematik. Selain itu implementasi kurikulum baru juga mendapatkan perhatian serius di tahun ini meskipun pada tahun pelajaran 2013 telah diimplementasikan secara bertahap dan terbatas dalam upaya mengintegrasikan karakter siswa, katanya di Ternate, Sabtu (28/6).

Ia mengatakan, kurikulum 2013 telah didesain dan dirancang dengan penekanan pada pengembangan karakter peserta didik.

Oleh karena itu, dibutuhkan tidak saja penguasaan disiplin ilmu dan teknik mengajar yang baik dan menyenangkan dari guru yang bersangkutan.

Tetapi, kata Ridha, kemampuan guru untuk mengintegrasikan disiplin ilmunya untuk soal karakter, yaitu bagaimana menanamkan soal-soal kejujuran keikhlasan, toleransi, solidaritas, etika dan moral pada semua mata pelajaran.

Menurut dia, apabila tidak dilatih dan diberi pembekalan yang cukup, kalau tidak maka praktek kurikulum baru yang rencana diterapkan untuk seluruh sekolah di Indonesia maupun Kota Ternate pada khususnya tidak akan berbeda dengan kurikulum-kurikulum sebelumnya.

Dimana, sebagian besar guru hanya sekedar menggugurkan kewajibannya kalau untuk sarana dan prasanan, itu sudah menjadi wajib bagi pemerintah untuk menyediakan, berubah atau tidak berubah kurikulum, yang terpenting sekarang adalah sarana pendukung utama penerapan kurikulum baru harus segera disiapkan sehingga tidak menjadi kendala di lapangan nantinya.

Sementara, upaya meningkatkan kualitas pendidikan akan terus dilakukan, antara lain melalui peningkatan kualitas guru termasuk di dalamnya sertifikasi guru, peningkatan kualitas guru tersebut,  penataan sistem perguruan mutlak perlu dilakukan.

Selain itu, penataan tersebut meliputi penataan sistem di lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK), pelatihan guru, karier guru, dan sertifikasinya. menambahkan untuk makin memeratakan akses pendidikan, dalam tahun 2014 penyediaan bantuan siswa miskin (BSM) dan beasiswa Bidikmisi akan ditingkatkan. Ia mengatakan, perkembangan pendidikan harus menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman.

“Kurikulum itu akan selalu dinamis sesuai  tuntunan zaman. Karena itu, mencoba tidak membebankan buku kepada siswa,”katanya.

Dengan demikian, pendidikan bersifat tematik akan dapat mengembangkan tindak kompetensi penting, yakni perilaku, keterampilan, dan pengetahuan.

Begitu pula, pendidikan karakter akan lebih ditenkan pada jenjang pendidikan dasar, Pendidikan karakter akan lebih besar ditekankan pada jenjang sekolah dasar untuk pembentukan sikap.

“Diharapkan karakter itu sudah melekat sejak usia dini agar karakter dan keilmuan akan mudah menyatu pada setiap siswa, Perubahan kurikulum nantinya akan berimbas pada jumlah mata pelajaran,”ujarnya.(Ant/c)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru