Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026
Memaknai Hari Guru

Tokoh Pendidikan: Guru Zaman Now Harus Melek Teknologi

- Rabu, 05 Desember 2018 22:32 WIB
540 view
Tokoh Pendidikan: Guru Zaman Now Harus Melek Teknologi
Medan (SIB) -Tokoh pendidikan berharap peringatan hari guru di abad ke-21 ini, menjadi acuan buat para guru untuk semakin meningkatkan kompetensinya dalam mendidik siswa/siswinya. Yaitu guru harus mampu menguasai teknologi, sebagai kegiatan pembelajaran secara kreatif dan inovatif. 

"Tujuannya agar guru melek teknologi sehingga berdaya saing serta mempermudah proses pembelajaran. Pentingnya mentransformasikan sistem pendidikan sesuai dengan situasi, kondisi dan dinamika perkembangan zaman,  agar kualitas pendidikan di Indonesia tidak tertinggal dari negara- negara lain. Dan ini dimulai dari guru,  maka jangan minta siswa kuasai teknologi tapi gurunya malah gagap teknologi,"kata Kepala SMAN 2 Medan  Drs Buang Agus MPd kepada SIB di Medan,  Minggu (25/11).

Dikatakannya, transformasi guru sebagai penggerak perubahan harus mengikuti perkembangan tekonologi. Pasalnya tidak dipungkiri hampir semua anak sudah pada pintar,  jadi guru tidak boleh tidak lebih pintar dari siswanya.  

"Kita masukkan dunia kita ke dunia anak zaman now dengan mengerti teknologi. Dengan cara seperti itu, anak akan semakin tertantang untuk menunjukkan kompetensi yang dimilikinya  dan kita akan tahu dan bisa menganalisis perubahan, serta pengaruh-pengaruh negatif,"katanya. 

Lanjutnya,  guru juga harus mendidik dengan hati, karena ilmu mendidik itu menyenangkan. Serta harus menanamkan budi pekerti dengan revolusi mental dan  pembiasaan.

"Tugas kita itu sangat mulia dan berarti,  sebab sampai saat ini,  guru masih dipercaya sebagai sumber kebenaran.  Meskipun sekarang informasi di media sosial semua ada,  namun peran guru penting dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang mana yang baik dan mana yang buruk.  Untuk itu pentingnya bagi guru untuk tidak merasa pintar,  dan  tidak pernah berhenti belajar,"katanya. 

Lanjutnya, menjadikan anak cerdas itu perlu,  tapi bila pintar namun tidak memiliki karakter itu percuma,  jadi diperlukan peran guru untuk dapat mengajak dan mengingatkan supaya siswa/siswinya punya sikap yang baik.

"Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, adapun macam-macam kompetensi yang harus dimiliki oleh tenaga guru antara lain kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru. Jadi jika guru telah memiliki keempat kompetensi itu dijamin proses belajar mengajar akan lancar dan efektif,"katanya. 

Sementara,  Kepala  SMAN 13 Medan  Drs Mukhlis SPd berharap kepada pemerintah agar semakin terus memperjuangkan kesejahteraan bagi para guru, khususnya guru honorer.  Demi terciptanya kualitas pendidikan yang lebih baik.

"Memang benar tugas guru itu mulia,  dan guru pun benar-benar harus menjalankan tugas  pokok dan fungsinya (Tupoksi), namun kita tidak memungkiri juga meningkatkan kesejahteraan guru itu penting,  sebab bila guru sejahtera maka kualitasnya dalam mendidik siswa/siswinya pun semakin baik,"katanya. (A21/c)
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru