Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Kepala SMK Pariwisata P Siantar Sambut Baik Program Pemerintah Rekrut Guru SMK dari Profesional

- Rabu, 30 Januari 2019 13:06 WIB
333 view
Kepala SMK Pariwisata P Siantar Sambut Baik Program Pemerintah Rekrut Guru SMK dari Profesional
Ilustrasi
Pematangsiantar (SIB) -Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata Kota Pematangsiantar Rohdian Purba SSi MSi menyambut baik dan mengapresiasi program pemerintah untuk merekrut guru SMK dari kalangan profesional. Hal itu dikatakannya kepada SIB, Senin (28/1).

Dikatakannya program tersebut disambut baik karena di SMK itu memiliki kompetensi keahlian khusus seperti di antaranya akomodasi perhotelan, usaha perjalanan wisata, jasa boga, teknik, maritim, komputer dan lainnya

"Selain itu gurunya juga memiliki kompetensi khusus dan untuk kompetensi keahlian di SMK itu harus mengikuti perkembangan yang sangat cepat. Dimana di dunia industri dan dunia usaha perkembangan ini sangat cepat dari waktu ke waktu khususnya peralatan dan bahan yang digunakan, maka karyawan yang di industri pastilah sudah kompeten untuk bidang itu baik secara teori maupun praktek," katanya.

Rohdian menambahkan guru di sekolah memiliki keterbatasan, baik alat, bahan dan juga perkembangan ilmu pengetahuan yang baru. "Hanya saja sebelum kalangan profesional terjun mengajar di sekolah perlu diberi pembekalan tentang proses pembelajaran di kelas maupun di ruang praktek karena yang mereka hadapi adalah siswa berupa benda hidup yang memiliki karakter berbeda beda sedangkan selama di industri kebanyakan menghadapi alat yang tidak bergerak khususnya bidang teknik," katanya.

Tingkat SMK itu adalah pendidikan menengah yaitu pendidikan tidak orang dewasa artinya di samping sebagai pengajar guru itu juga merupakan pendidik, berbeda dengan perguruan tinggi jadi kaum profesional itu juga harus memiliki ilmu tentang cara mengajar keterlibatan pihak profesional pun selama ini sudah berlangsung di SMK seperti guru tamu pada waktu tertentu, keterlibatan dalam penguji eksternal pada penyelenggaraan UKK, adanya on the job training di industri selama 4-6 bulan, jadi jika ada program pemerintah itu kita sangat mendukung sehingga kualitas tamatan smk itu sudah sesuai dengan standar yang dibutuhkan industri," ungkapnya. (D10/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru