Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Keahlian UPW SMKN 1 Sidikalang Jadi Pilot Project Nasional

- Rabu, 06 Maret 2019 13:07 WIB
699 view
Keahlian UPW SMKN 1 Sidikalang Jadi Pilot Project Nasional
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Kepala SMKN 1 Sidikalang Paulus Pandiangan Saing foto bersama dengan utusan dari tim Kurikulum Kemendikbud dan Deputi Kementerian Perekonomian saat mengikuti workshop, Selasa-Rabu (19-20/2) di Surabaya, Jawa Timur.
Sidikalang (SIB) -Program keahlian Usaha Perjalanan Wisata (UPW) SMKN 1 Sidikalang ditetapkan sebagai pilot project nasional dalam program pilot project revitalisasi SMK Kemenko Perekonomian. Penetapan ini merupakan kerja sama Menteri Perekonomian dan Menteri Pendidikan RI.

Demikian disampaikan Kepala SMKN 1 Sidikalang Paulus Pandiangan Saing MPd kepada wartawan SIB, Selasa (5/2). Disampaikannya, sesuai dengan lampiran surat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nomor 2142/D5.2/TU/2019, tertanggal 13 Februari 2019, dari Sumatera Utara SMKN 1 Sidikalang masuk dalam daftar 1 dari 16 sekolah SMK pilot project usulan 9 Pemerintah Daerah 8 provinsi se-Indonesia, pada wrokshop Selasa-Rabu (19-20/2) di Surabaya, Jawa Timur.

"Program ini akan dilaunching pada Juni mendatang saat penerimaan siswa baru. Secara keseluruhan, SMKN 1 Sidikalang akan tetap berbenah, khususnya program keahlian atau jurusan UPW," sebutnya.

Disampaikannya, program pilot project revitalisasi SMK dipilih dan ditunjuk sesuai dengan keunggulan dan potensi daerah masing-masing. Dalam surat tersebut, SMKN 1 Sidikalang ditunjuk sebagai peserta workshop penyusunan kurikulum di Surabaya, Jawa Timur.

"Kita sangat bersyukur karena sekolah dari Dairi ikut terpilih. Dengan segala keterbatasan kemampuan, kami akan berusaha berbenah untuk kemajuan jurusan UPW, sehingga mampu mengangkat citra pariwisata Dairi dan Provinsi Sumatera Utara," tambahnya.

Ditambahkan Paulus, program ini sesuai dengan anjuran Presiden RI, Joko Widodo karena untuk mengatasi jumlah pengangguran yang saat ini mencapai angka 5,34% atau + 7 juta jiwa. Bahkan, jumlah pengangguran tersebut sebanyak 28% di antaranya merupakan pengangguran yang berasal dari lulusan vokasi, dimana seharusnya mampu langsung terserap dunia kerja.

"Sehingga, berdasarkan hasil rapat-rapat koordinasi, telah disepakati bahwa pilot project revitalisasi SMK dan BLK akan dilaksanakan di 9 provinsi, mencakup 6 sektor yaitu agribisnis, pariwisata, manufaktur, pertambangan, seni dan industri kreatif dan kemaritiman, serta diikuti oleh 16 SMK dan 1 BLK yang terbagi kedalam 15 kompetensi," imbuhnya. (B04/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru