Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Sarjana Pendamping Desa Gelar "Taman Bacaan Keliling" di Tobasa dan Samosir

Redaksi - Rabu, 22 Januari 2020 19:15 WIB
589 view
Sarjana Pendamping Desa Gelar "Taman Bacaan Keliling" di Tobasa dan Samosir
SIB/Dok
PERSIAPAN: Sejumlah siswa SMA di Tobasa bersiap memilih buku dari rak buku di mobil, yang diarahkan Ir Badia Tampubolon (kanan) pada kegiatan "Taman Bacaan Keliling", yang digelar Sarjana Pendamping Desa/Kelurahan, pekan lalu.
Medan (SIB)
Untuk meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat, khususnya para pelajar, Sarjana Pendamping Desa/Kelurahan menggelar "Taman Bacaan Keliling" di sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Samosir dan Tobasa. Taman bacaan keliling yang digelar bekerjasama dengan pihak sekolah dilakukan secara berpindah-pindah, selama satu bulan.

Penanggungjawab kegiatan, yang juga Pimpinan Sarjana Pendamping Desa/Kelurahan Ir Badia Tampubolon, kepada wartawan. Selasa (21/1) mengatakan, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di SMAN 1 dan 2 Pangururan, SMAN 1 Simanindo, SMAN 1 Onan Runggu, SMKN1 Nainggolan, masing-masing di Samosir. Sedangkan di Tobasa telah dilaksanakan di SMAN Ajibata, SMKN 1 Lumbanjulu, SMAN 1 Lumbanjulu, SMAN 1 Uluan dan SMAN1 Laguboti.

Disebutkan, ada sekitar 250 judul buku yang disediakan pihak "Taman Bacaan Keliling" untuk dibaca para siswa. Para pelajar dipersilakan memilih judul buku yang diminatinya. Beragam jenis topik buku yang disediakan yang keseluruhannya berupa sains dan humaniora.

Menurut Badia, kegiatan ini bertujuan memberikan kegiatan positif bagi generasi muda khususnya para pelajar. "Kita juga mendukung program pemerintah dalam peningkatan budaya baca atau gerakan literasi," kata Badia, yang telah berkecimpumg belasan tahun dalam rangka itu mencerdaskan generasi bangsa.

Dia juga mengapresiasi pihak sekolah, yang mau bekerjasama dan terbuka mendukung kegiatan tersebut. Sementara para pelajar di setiap sekolah yang dikunjungi tampak antusias mengikuti "gerakan literasi", yang digelar di komplek sekolah tersebut. "Mereka (para pelajar) tampak bersemangat memilih buku yang diminati," kata Badia. (Rel/R13/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru