Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Kepala Sekolah di Labusel Keluhkan Kehadiran Oknum Mengaku LSM

- Rabu, 20 Agustus 2014 09:16 WIB
521 view
 Kepala Sekolah di Labusel Keluhkan Kehadiran Oknum Mengaku LSM
Kotapinang (SIB)- Sejumlah kepala sekolah di wilayah Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengaku resah dengan banyaknya oknum yang mengaku dan mengatasnamakan LSM mendatangi sekolah mereka.

Kedatangan LSM yang mengaku kunjungan monitoring terhadap program sekolah itu malah berakhir dengan upaya pemerasan/pemaksaan. Bahkan kedatangan LSM itu semakin ramai diperbincangkan sejumlah kalangan masyarakat Torgamba hingga merebak jadi obrolan para PNS, wartawan dan berlanjut pembicaraan di warung-warung kopi di seputaran Kotapinang.

Beberapa kepala sekolah yang namanya enggan ditulis di surat kabar kepada SIB, Jumat (15/8), mengeluhkan intimidasi dari sekelompok maupun perorangan yang mendatangi sekolah mereka mengatasnamakan LSM.

Diterangkan, meski sudah dijelaskan secara rinci segala pertanyaan tentang program sekolah dilaksanakan sesuai prosedur, namun oknum itu tetap merasa tidak puas dengan penjelasan kepala sekolah yang akhirnya LSM tersebut meminta uang dengan cara paksa/tekanan.

“Awalnya mereka datang ada yang berkelompok ada juga perorangan alasan untuk silatuhrahmi sekaligus mempertanyakan apa saja program sekolah, tapi lama-kelamaan terjadi intimidasi dengan menakut-nakuti kepala sekolah akan dilaporkan ke KPK dan polisi yang berakhir meminta sejumlah uang menjurus pemaksaan,” ujar beberapa kepala sekolah ini kesal.

Para kepala sekolah ini menambahkan aksi para oknum itu dinilai terlalu jauh sampai mengintervensi urusan sekolah dan selalu pula menanyakan kepada kepala sekolah mengenai dana BOS, sertifikasi guru dan biaya pendidikan yang menyangkut APBN.

“Kita diminta keterangan mengenai anggaran sekolah dan penggunaan Bantuan Operasional Sekolah. Ujung-ujungnya para oknum itu meminta uang secara paksa dan bila tidak diberi kita dilaporkan kepada KPK dan polisi,” tegasnya.

Maraknya ulah oknum LSM yang mendatangi para Kepsek tersebut, kata beberapa kepala sekolah di Torgamba telah mencoreng dan menghambat majunya dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, terutama di Kecamatan Torgamba.

Jika ini dibiarkan, para Kepsek akan menjadi sumber mata pencaharian oknum LSM yang datang setiap minggunya, bahkan dimungkinkan oknum LSM itu akan menyuruh LSM yang lain datang memeras kepala sekolah yang menjadi korbannya. (D14/f)

 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru