Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Siswa Miskin dari SMA Parbuluan Diterima di NDHU Taiwan

- Rabu, 27 Agustus 2014 14:30 WIB
1.235 view
 Siswa Miskin dari SMA Parbuluan Diterima di NDHU Taiwan
Sidikalang (SIB)- Keterbatasan ekonomi orang tua dan keterbatasan sarana prasarana di sekolahnya, tidak membuat Salomo Sigalingging, Benni Gea dan Jenroki Sigalingging terhambat dan terhalang untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ketiga siswa SMA N 1 Parbuluan, Dairi ini resmi diterima di National Dong Hwa University (NDHU) Taiwan dengan jurusan yang berbeda-beda.

Kepala SMA N 1 Parbuluan Drs Israel Sigalingging kepada SIB, Rabu (20/8) membenarkan siswanya telah diterima di NDHU Taiwan. Disebutkan Israel, bahwa mereka saat ini sedang mengurus segala kelengkapan administrasi guna keperluan untuk keberangkatan belajar ke Negeri Formosa itu.

“Salomo Sigalingging diterima pada Fakultas Psikologi, Jenroki Sigalingging jurusan Keuangan dan Benni Gea Teknik Komputer. Saat ini mereka sedang melakukan persiapan paspor dan segala keperluan studinya ke Taiwan,” ujar Israel.

Ditambahkannya, bahwa ketiga siswanya dari keluarga yang sangat sederhana. Bahkan, Benni Gea hidup bersama oppung (nenek)nya di Sigalingging, Kecamatan Parbuluan, Dairi sehingga sepulang sekolah harus mengajar les kepada siswa-siswi SMP di Sigalingging. Israel juga sangat mengharapkan peran serta dari berbagai pihak untuk memberikan dukungan secara menyeluruh akan kelangsungan putra Dairi itu di Taiwan nantinya.

“Kami sangat khawatir saat keberangkatan mereka, karena keterbatasan dana dari keluarganya masing-masing. Namun, tuntutan jaman dan keinginan mereka untuk belajar ke luar negeri tidak bisa kita halangi. Untuk itu, kami sangat mengharapkan bantuan langsung dan tidak langsung dari seluruh warga Dairi. Baik melalui doa serta bantuan materil lainnya,” harap Israel yang mengaku belum meminta bantuan kepada Dinas Pendidikan Dairi.

Pantauan SIB di SMA N 1 Parbuluan, sekolah tersebut masih membutuhkan Ruang Kelas Belajar (RKB), sehingga saat ini mereka mengalih fungsikan laboratorium untuk RKB. Selain itu, sarana dan prasarana pendidikan lainnya juga sangat mereka butuhkan untuk kelangsungan proses belajar mengajar. (B4/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru