Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

P2G Tagih Janji MenPAN-RB Rekrut 1 Juta Guru di 2021

Redaksi - Senin, 12 Oktober 2020 11:27 WIB
682 view
P2G Tagih Janji MenPAN-RB Rekrut 1 Juta Guru di 2021
Foto: Ricardo/JPNN.com
MenPAN RB Tjahjo Kumolo di Veranda Depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (/23/10).
Jakarta (SIB)
Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) mendesak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo untuk memenuhi janjinya membuka rekrutmen 1 juta guru aparatur sipil negara (ASN) mulai 2021.

"Kami ingatkan MenPAN-RB jangan sampai lupa dengan kata-katanya sendiri bahwa tahun depan akan dibuka rekrutmen guru ASN sebanyak 1 juta orang. Kami berharap formasi ini jangan semua diplotkan untuk PPPK tetapi harus ada PNS juga," tutur Koordinator P2G Satriwan Salim di Jakarta, Jumat (2/10).

Dia menegaskan, jangan sampai ini hanya janji kosong yang membuat harapan para guru khususnya honorer, termasuk fresh graduate pupus. Apalagi pengalaman guru honorer K2 yang lulus PPPK sejak 2019 tetapi sampai hari ini belum mendapatkan NIP dan SK.

Pengalaman itu jadi preseden buruk bagi guru honorer K2 yang lulus PPPK. Perpres 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK memberikan harapan baru. Sebab, status mereka makin jelas dan tinggal menunggu NIP, SK dan gaji perdananya.

Pendidik di salah satu MA swasta ini meminta agar seleksi guru PPPK tahun 2021 dilakukan secara adil dan proporsional. Sebab ada beberapa anggota P2G yang berstatus honorer di Blitar, tidak lolos seleksi PPPK, padahal mereka memiliki Sertifikat Pendidik. Artinya mereka sudah diakui negara sebagai pendidik profesional sebagaimana perintah UU Guru dan Dosen.

"KemenPAN-RB wajib mempertimbangan guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik, bagi calon guru PPPK yang ikut seleksi tahun-tahun berikutnya," ujarnya.

Dia juga berharap agar pemerintah konsisten membuka seleksi CPNS dan PPPK untuk tahun-tahun berikutnya.

"Sebab lima tahun ke depan kita mengalami kekurangan guru yang tinggi," pungkasnya. (jpnn/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru