Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Pemerataan Penempatan Guru Sangat Mendesak di Dairi

- Rabu, 29 Oktober 2014 21:08 WIB
537 view
Sidikalang (SIB)- Kurangnya tenaga pendidik di SD Negeri 030327 Laksa Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, membuat proses belajar mengajar (PMB) belum berjalan dengan baik. Hal ini disebabkan terbatasnya tenaga guru yang bertugas di sekolah itu. Kepala SD Negeri 030327 Laksa, Marhaen Br Tampubolon, Senin (20/10) mengakui sekolahnya masih membutuhkan tambahan tenaga guru karena jumlah guru PNS yang bertugas di sekolah itu hanya dia sendiri.

Menurutnya, dengan kondisi itu dirinya merasa kewalahan. Sedangkan untuk mengisi kekosongan tenaga pengajar, terkadang dia masuk ke kelas untuk menutupinya. “Tenaga pendidik yang ada saat ini 5 orang. Seorang guru agama dari Departemen Agama, sementara 4 orang lainnya tenaga honorer. Memang dapat dipahami, bertugas ke desa terpencil belum banyak guru yang siap mental, padahal di sekolah terpencil sebenarnya terlihat keikhlasan pengabdian seorang guru,” tutur Marhaen.

Diakuinya, dirinya tidak merasa asing saat seorang temannya PNS mendapat kepercayaan baru, akan tetapi merasa kehilangan karena tinggal satu-satunya PNS di sekolah itu. “Sebelum saya kepala sekolah guru memang minim. PNS hanya kami berdua dengan kepala sekolah sebelumnya, namun kepala sekolah yang lama sudah mendapat kepercayaan baru,” tambahnya.

Dengan jumlah 150 orang siswa yang berasal dari desa sekitar sekolah, mereka juga sangat terbatas akan berbagai sarana dan prasarana sekolah serta sarana umum lainnya. Menurutnya, jumlah siswa tersebut dibandingkan dengan status para guru yang mengajar, sedikit kesulitan dalam memberikan pendidikan.
“Kita hanya berharap ada pemerataan guru PNS, karena kami memang kekurangan. Harapan adanya penambahan guru PNS, sebagai upaya memberikan pendidikan lebih optimal kepada anak didik, karena selama ini para guru honor terkadang kewalahan menangani siswa,” pintanya.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Dairi Dra Rosema Silalahi kepada SIB Jumat (24/10) di Balai Budaya Pemkab Dairi, mengaku akan berupaya dengan berkordinasi kepada Kepegawaian dan Pendidikan, Pelatihan Daerah (BKPPD) Dairi. Menurutnya, penilaian terhadap kinerja guru melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) adalah Diknas. “Kalau bisa duduk bersama pihak Diknas dan BKPPD, untuk mencari solusi dan menyelesaikannya,” ujarnya singkat.

Pantauan SIB di Dairi, selain perlunya pemerataan guru seperti di SD Gomit, Kecamatan Siempat Nempu dan lainnya, masih membutuhkan pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. (B4/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru