Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Penulis "Teenlit" Sebagai Sarana Penyampaian Kebaikan

- Rabu, 05 November 2014 17:24 WIB
247 view
Jakarta (SIB)- Sastra populer tentang kehidupan remaja atau "teenlit" (teen literature) bisa menjadi sarana penyampaian kebaikan dan pendidikan bagi kaum remaja, kata penulis "teenlit" Clio Freya.

"Saya percaya karya teenlit yang beredar sekarang tidak ada yang mengajarkan keburukan atau melulu tentang cinta, karena saya rasa penulis saat berkarya ingin menyampaikan hal yang baik," katanya di arena pameran Indonesia International Book Fair 2014 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan bahwa para editor atau penerbit yang terlibat dalam produksi suatu karya juga menginginkan kebaikan bagi para generasi muda bangsa.

Misalnya, katanya, dalam salah satu karya berjudul "Traces of Love", Clio ingin mengedukasi tentang keberanian kepada para remaja, dan menjadi diri sendiri dalam menjalani kehidupan.

"Saya ingin tunjukkan kepada remaja tentang keberanian. Tidak masalah membuat kesalahan dalam hidup karena itu bagian dari proses, dan jangan lupa teruslah menjadi diri sendiri," katanya.

Ia mengatakan bahwa beberapa orang tua memandang karya-karya teenlit sebagai sesuatu yang remeh. Tetapi sebaiknya orang tua melihat dari sudut pandang remaja, karena mereka baru memulai hidup dan ingin mengetahui banyak hal.

Selain itu, penulis "From Eiffel to Eternity" itu juga berharap pemerintah lebih memperhatikan dunia tulis-menulis khususnya "teenlit" di Indonesia, karena para penulis muda menginginkan wahana untuk belajar menuangkan buah pikiran dan berbagi kebaikan.

"Hal ini tentu bertujuan agar edukasi dan kebaikan yang ingin disampaikan penulis dapat tersalurkan lebih baik dengan bahasa yang juga mendidik," kata dia. (Ant/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru