Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Ketua Dewan Pendidikan Sumut Tutup Lokakarya Kepsek dan Komite Sekolah di Medan

- Rabu, 07 Januari 2015 19:46 WIB
666 view
Medan (SIB)- Komite sekolah bukan merupakan lembaga pelengkap di sekolah. Keberadaannya untuk turut membantu memajukan dunia pendidikan, khususnya di daerah dan sekolah bersangkutan. Karena itu, bersama kepala sekolah, komite harus  bersinergi dan sinkron dalam bekerja sama.

"Sinkronisasi kerja sama antara kepala sekolah dan komite sekolah harus ditingkatkan," kata Ketua Dewan Pendidikan Sumut Prof Nur Achmad Fadhil Lubis saat menutup lokakarya kepsek dan komite sekolah yang diselenggarakan Dewan  Pendidikan Sumut di Hotel Dharma Deli Medan, baru-baru ini.

Menurutnya, komite sekolah adalah bagian integral strategis untuk memperbaiki kondisi dan mutu pendidikan di negeri ini. Komite sekolah bisa berperan lebih luas untuk turut mengambangkan dunia pendidikan.

Dikatakan, lokakarya yang melibatkan kepala dan komite sekolah ini juga merupakan upaya DPPSU untuk membangun koordinasi dan sinkronisasi dengan berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan di provinsi ini.

"Melalui lokakarya ini akan memberikan masukan dari daerah dan diharapkan kegiatan ini dapat berlanjut juga merupakan upaya untuk membangun jejaring demi kemajuan dunia pendidikan," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, lokakarya adalah salah satu dari tiga program kerja besar yang dijalankan Dewan Pendidikan Sumut. Dua program lainnya adalah melakukan monitoring dan evaluasi ke daerah-daerah mengenai berbagai isu pendidikan yang mencuat dan rakor terpadu yang melibatkan segenap pemangku kepentingan sektor pendidikan di kabupatn/kota, seperti dewan pendidikan, eksekutif dan legislatif.

Pihaknya akan mampu memperluas program kerja seperti lokakarya, rakor serta monitoring dan evaluasi ini. Karena itu, pihaknya sangat mengharapkan dukungan anggaran dari Gubernur Sumatera Utara yang memang berkeinginan kuat memajukan dunia pendidikan di provinsi ini.

Sementara Wakil Ketua Dewan Pendidikan Sumut Prof Syaiful Sagala menjelaskan, lokakarya yang berlangsung selama dua hari itu diikuti ratusan kepala dan pengurus komite dari sekolah yang sama. Mereka berasal dari sepuluh kabupaten/kota di Sumut.

Katanya, selama dua hari, para peserta membahas empat maeri diskusi, yakni praktik-praktik terbaik penyelenggaraan pendidikan, perencanaan sekolah, kemitraan antara sekolah dan komite, dan akreditasi sekolah. "Keempat materi ini merupakan tugas dan fungsi komite sekolah," tambahnya.

Dia mengaku sangat apresiatif atas tingginya animo atau antusiasme kepala dan komite sekolah yang mengikuti lokakarya ini. Bahkan, jumlah peserta melebihi dari yang diharapkan.

Dari lokakarya tersebut, ungkapnya, banyak masukan yang disampaikan pengurus komite sekolah. DPPSU akan mengolah berbagai masukan tersebut untuk kemudian dirumuskan sebagai rekomendasi guna disampaikan kepada para pihak terkait.

Hal senada dikatakan anggota Dewan Pendidikan Sumut Dedi Iskandar menambahkan, berbagai pekerjaan yang dalam tugas, fungsi, dan wewenang dewan pendidikan merupakan pekerjaan serius. Karena itu, pihaknya sangat mengharapkan dukungan Gubsu dalam penganggaran Dewan Pendidikan Sumut.

Dedi yang juga anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI  mengharapkan supaya alokasi anggaran bagi Dewan Pendidikan Sumut bisa lebih awal sehingga lembaga ini dapat bekerja lebih awal, efektif, dan lebih luas manfaatnya.

Dia juga sangat mengapresiasi kebijakan Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST MSi yang telah mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan peran dan fungsi Dewan Pendidikan Sumut. (A8/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru