Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026
Disdik Kota Pematangsiantar Tetap Upayakan Penerapan K-2013

Drs Tolopan Doloksaribu: Guru Diperbolehkan Memberikan Materi KTSP Plus Materi K 2013

- Rabu, 14 Januari 2015 15:29 WIB
409 view
Pematangsiantar (SIB)- Dalam upaya mensukseskan pelaksanaan program Kurikulum (K) 2013 yang selama ini telah menjadi pro-kontra dalam penerapannya, Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar terus berupaya memberikan pelatihan dan juga workshop bagi guru-guru dalam memberikan pemahaman terkait kurikulum 2013 untuk menghadapi ujian nasional (UN) nantinya.

Kadisdik Kota Pematangsiantar melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Perguruan Tinggi (Kabid Dikmenti) Drs Tolopan Doloksaribu mengatakan, masih ada beberapa sekolah yang belum dapat menerapkan K-2013. Hal tersebut dikarenakan sampai saat ini beberapa sekolah tersebut belum menerima buku pelajaran K-2013.

Namun, ketika ditanyakan solusi dalam menghadapi permasalahan ini, Tolopan Doloksaribu menjawab pihaknya sangat optimis dan berupaya mencarikan jalan keluar sebelum pelaksanaan UN, serta mengajak para guru agar pro aktif dalam mengejar ketertinggalannya.

“Solusi dari kita tentunya akan melakukan usulan-usulan terkait pengadaan bantuan buku K-2013 hingga sampai ke sekolah-sekolah. Tapi kita akan mendahulukan kategori sekolah yang sifatnya meliputi kota-kota besar dengan sekolah yang layak untuk penerapan K-2013,” ujarnya, Rabu (8/1) seraya masih tetap menunggu jawaban dari Kemendiknas RI.

Tolopan Doloksaribu mengatakan, terkait tindakan para guru yang dalam panyampaian mata pelajaran K-2013 kepada para siswa dengan melakukan pengcopyan buku dalam proses belajar mengajar di sekolah merupakan suatu tindakan yang dibenarkan dan itu merupakan inisiatif para guru dalam memberikan materi pelajaran tersebut.

“Tindakan ini tidak menyalahi aturan, para guru melakukan nalurinya dalam berusaha membantu cepatnya siswa memahami dan mengenal mata pelajaran pada K-2013,” ujarnya.

Namun, selain mendukung upaya guru tersebut dalam memberikan materi pelajaran K-2013, Disdik Siantar juga terus memberikan copy software terbaru dari materi K-2013 yang akan dipelajari pihak sekolah.

“Saya berpandangan, proses penerapan K-2013 seperti karbitan. Namun saya berharap kepada guru agar dapat aktif dalam melakukan proses belajar mengajar, baik dengan cara copy software materi maupun mengajar dalam bentuk campuran seperti memberikan materi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidik (KTSP) plus K-2013 bila mampu. Juga bisa memberikan materi hanya KTSP murni dan sebaliknya. Tergantung kemahiran guru tersebut dalam pelaksanaannya,” tutup Tolopan Doloksaribu seraya mengatakan pihaknya akan selalu membantu para guru untuk bersinergi mensukseskan program pendidikan. (C6/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru