Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Peneliti Belia Medan Belum Berhasil Menjadi Pemenang dalam LPBSU

- Rabu, 16 September 2015 11:43 WIB
902 view
 Peneliti Belia Medan Belum Berhasil Menjadi Pemenang dalam LPBSU
Medan (SIB)- Peneliti belia dari Medan belum berhasil menjadi pemenang dalam Lomba Peneliti Belia Sumatera Utara (LPBSU) yang klimaksnya Sabtu, (12/9) di The Tiara Convention Centre Jalan Cut Mutia Medan. Perlombaan dengan kategori Life Science, Environment Science dan Campuran (Komputer, Fisika dan Matematika) itu yang menjadi pemenang adalah siswa dari luar ibu kota Sumut yakni kategori Life Science diraih Christine Aurelia Huang dari SMA Chandra Kusuma, juara II Anggiansyah Pohan, Ega Kurnia, dan Kukuh Tri Pratama dari SMA Matauli Pandan dan Juara III Saul Simamora, Wanda Ninda dan Hesekiel Marpaung dari SMA II Balige. Kategori Environment Science, Fira Fatmasiefa dari SMA Chandra Kusuma (Juara I), Rio Ananta P, Angga Napitupulu dari SMAN II Balige (Juara II), dan Edrick Alvaro Oslo dari SMA Chandra Kusuma (Juara III). Dan dalam kategori campuran, Bramasto Rahman Prasojo (Juara I) dan Wilbert Osmond (Juara II) dari SMA Chandra Kusuma dan Raja Khoiriyah, Regina F serta Yessi Monalisa (Juara III) dari SMA Plus Natauli Pandan.

Juara seleksi presentasi 1,2 dan 3 mendapatkan hadiah uang tunai, sertifikat dan medali, berikut juga para guru pembimbingnya. Para juara yang lolos juga berhak untuk mengikuti seleksi tahap lanjutan untuk tingkat Nasional, Asia dan Internasional.

LPBSU adalah kegiatan lomba riset ilmiah remaja (siswa SMP, SMA, SMK, MA/MTs) di bidang ekologi (life science & environment science), Fisika, Komputer, Matematika dan Psikologi di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Lomba ini dimaksudkan untuk menumbuhkan iklim penelitian di kalangan siswa sekolah menengah sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam bidang sains dan mengembangkan penelitian di daerah ini. Dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, antusias pelajar Sumatera Utara dalam mengikuti LPBSU ini sangat tinggi. Selain menjanjikan hadiah uang kontan dan medali, pemenang berhak mengikuti Seleksi Nasional dan jika tetap menang akan disertakan mengikuti tingkat internasional ICYS 2016 di Romania atau tingkat ASIA Pasifik (APCYS) di Indonesia pada 2016. “Penelitian dapat dilakukan secara perorangan atau kelompok dengan maksimal jumlah peserta sebanyak tiga orang. Peserta perlombaan penelitian terlebih dahulu diwajibkan mengikuti seleksi poster penelitian dengan melakukan tanya jawab antara siswa dengan juri di depan poster masing-masing, jika lolos peserta berhak mengikuti seleksi presentasi di hari yang sama,” ujar Nining Kartika, panitia pelaksana LPBSU 2015.

Tahun ini, LPBSU 2015 diikuti  total 62 judul penelitian. Pemenang akan disertakan pada Lomba Peneliti Belia tingkat Nasional 2016 di Jakarta, dan jika lolos tingkat Nasional akan maju ke tingkat Internasional ICYS (International Conference of Young Scientists) 2016 di Romania, atau tingkat Asia Pasifik APCYS (Asia Pasific Conference of Young Scientists) 2016 di Beijing. Dari lima kali pelaksanaan LPBSU, prestasi yang berhasil diraih siswa/i Sumatera Utara di tingkat Internasional (ICYS) dan Asia Pacifik (APCYS) pada LPBSU 2010 meraih The Best Research Presentation di ICYS Moscow-Rusia (Bidang Ekologi).

Pada LPBSU 2011 meraih Medali Perunggu di ICYS Nijmegen-Belanda (Bidang Ekologi), Medali Perunggu pada APCYS-Palangkaraya (Bidang Fisika) & The Best Research Presentation dan Medali Perak pada APCYS-Palangkaraya (Bidang Komputer). Pada LPBSU 2012 berhasil lolos pada seleksi tingkat International pada ICYS 2012 di Bali, dan meraih Spesial Award for The Youngest Most Enthusiastic Presenter in Environment Science dan pada LPBSU 2013 meraih Medali Perunggu di ICYS Belgrade – Serbia (Bidang Matematika).  LPBSU terlaksana atas kerjasama Tim Centre for Young Scientists (Surya University) dengan Heartindo. (R9/y)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru