Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

600 Guru Honorer Masih Dibutuhkan di Simalungun

- Rabu, 20 Januari 2016 16:28 WIB
613 view
600 Guru Honorer Masih Dibutuhkan di Simalungun
Simalungun (SIB)- Ketua DPRD Simalungun Drs Johalim Purba menepis isu miring soal penghapusan guru honorer di Kabupaten Simalungun. Sebanyak 600 guru honorer yang digaji Pemkab Simalungun masih dibutuhkan guna mengoptimalkan mutu pendidikan.

"Guru honorer sangat dibutuhkan di Kabupaten Simalungun, karena guru PNS masih kurang. Jumlah guru honorer ada sekitar 600-an," kata Johalim, Senin petàng (18/1), seusai rapat paripurna DPRD.

Gaji tenaga honorer menyedot anggaran hampir Rp 90 miliar. Namun hasil pembahasan badan anggaran di DPRD telah menyepakati anggaran gaji honorer dirasionalisasikan (dipangkas).

Terungkap pula bahwa gaji guru honorer diturunkan dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 1 juta perbulan.

"Gaji honorer disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Uangnya kurang, jadi kita bayarkan aja yang real yaitu sejuta perorang," ujar Johalim.

Saat berlangsungnya paripurna, sejumlah guru honorer mendatangi gedung DPRD Simalungun untuk mempertanyakan gaji mereka yang belum dibayarkan Pemkab Simalungun selama 4 bulan. Johalim memastikan bahwa anggarannya sudah ditampung dan segera dibayarkan.

Terpisah, Sekda Gidion Purba mengatakan, pembayaran gaji guru honorer akan dirapel. Tapi menurut Sekda hanya 2 bulan gaji guru honorer yang belum terbayar yaitu sejak November-Desember 2015. (C05/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru