Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Ibu Rawat Anak Kembar Obesitasnya Selama 21 Tahun

- Minggu, 24 Mei 2015 22:09 WIB
359 view
Ibu Rawat Anak Kembar Obesitasnya Selama 21 Tahun
Beijing (SIB)- Seorang ibu orangtua tunggal di China harus banting tulang lantaran mempunyai dua anak lelaki kembar dengan keterbelakangan mental dan kelebihan bobot berat badan (obesitas). Ma Zhiqiu, nama ibu itu, telah merawat dua anak kesayangannya sejak kelahiran mereka 23 Februari 1994. Ma melahirkan kedua putra kembarnya saat berumur 26 tahun. Namun begitu sedihnya dia, saat dokter memvonis kedua anaknya akan menderita keterbelakangan mental dan gangguan kesehatan dikarenakan kelahirannya yang prematur.

Akibat vonis dokter, Ma memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan dan lebih fokus dalam merawat kedua anak tercintanya. Nahas baginya, sang suami malah memilih untuk bercerai, lantaran tak sanggup menerima kenyataan hidup kedua anak kembarnya terlahir tidak normal.

Anak tertua Ma, Zhang Hangjun, menderita obesitas dengan berat badan 250 kilogram. Akibat kelebihan bobotnya, dia bahkan tidak bisa sama sekali untuk beranjak dari kasurnya. Hidupnya hanya dihabiskan di atas tempat tidur. Lalu, Zhang Yuanju, saudara kembar Hangjun. Dia lebih beruntung dari sang kakak, pasalnya terlahir lebih normal dan bisa beraktivitas layaknya pemuda seumurnya. Hanya keterbelakangan mental yang membatasi gerak Yuanju dalam lingkungan sosialnya.

Zhang Yuanju sangat menyukai piano. Sang ibu yang melihat bakat anaknya itu rela menemaninya berlatih piano. Karena ketidakmampuan keluarga Ma, sang guru piano yang terketuk hatinya mewariskan sebuah piano untuk Yuanju.

"Ma adalah seorang ibu yang sangat luar biasa. Dia telah menghabiskan 20 tahun terakhirnya hanya demi dua anak kembar kesayangannya," ungkap seorang pekerja LSM yang membantunya dalam merawat kedua anak Ma dan membantu dia untuk mendapatkan subsidi dari pemerintah, Jumat (15/5).

Seperti dilansir situs Channel NewsAsia, Ma mengatakan kini yang bisa dilakukan hanyalah mengajarkan Yuanju dalam merawat dirinya sendiri dan juga sang kakak, karena Ma sadar tidak akan dapat mendampingi kedua anak tercintanya untuk selamanya. (merdeka.com/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru