Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 24 September 2026

Ceria Paskah Anak Panti Asuhan Yayasan Terima Kasih Abadi

- Minggu, 20 April 2014 22:22 WIB
1.299 view
Ceria Paskah Anak Panti Asuhan Yayasan Terima Kasih Abadi
Gembala Jemaat GTDI Jemaat Syalom Pdt Drs Fasa’ Aro Zendrato STh bersama sebagian anak warga panti Yayasan Terima Kasih Abadi.
Medan (SIB)- Tiap hari besar agama, penghuni Panti Asuhan Yayasan Terima Kasih Abadi Jalan Pengayoman, Sei Agul Medan merayakan. Tetapi, khusus Jumat Agung dan Paskah, diberi penekanan tersendiri. “Mengenang kematian dan kebangkitanNya sama dengan perjalanan hidup warga besar panti yang penuh liku tapi dengan darah dan nyawaNya, kami menjadi kuat,” tandas Gembala Jemaat Pdt Drs Fasa’ Aro Zendrato STh melalui email salah satu Pimpinan Pusat GTDI dan pendiri Yayasan Terima Kasih Abadi tersebut, Senin, (14/4).

Pada kegiatan tahun 2014, penghuni panti berbaur dengan ratusan anak dari sejumlah tempat Pos Pelayanan Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) Medan sekitarnya berkumpul. Kegiatan diadakan sejak Kamis, (17/4), malam dengan jamuan. “Acara diadakan pada 18 - 20 April selama tiga hari berturut-turut!”
Anak-anak panti diposisikan sebagai orang terhormat. Para pelayan benar-benar melayani sebagai bukti kebersamaan dan suka cita sebagainya Yesus Kristus melayani semua orang. “Menurut kami, anak-anak, apalagi yang berada di panti, merupakan aset bangsa yang tidak boleh dipandang sebelah mata dan harus ditangani secara benar. Artinya mereka harus diarahkan, dibina, dibangkitkan dari keadaannya yang sangat memprihatinkan,” ujar Pdt  Fasa’ Aro Zendrato yang merancang kegiatan disupervisi Bishop GTDI  Pdt Peringaten Zebua MA.

Setelah melalui prosesi pada Kamis dan Jumat, keceriaan mengemuka ketika perayaan Paskah 2014 yang diisi Lomba Cari Telur Paskah. Dipusatkan di pinggiran Sungai Deli yang dipusatkan di lokasi panti di Jalan Pengayoman Ujung Sei Agul anak-anak bermain gembira dalam keceriaan tapi tetap didekatkan dengan Kitab Suci.

Begitu pagi menjemput, setelah Madah Teguh di menjelang pagi, anak-anak berkidung pujian dan memulai kegiatan mencari telur berhias. Keceriaan sangat kentara karena selain menyenandungkan kidung pujian pun diisi kecekatan mencari benda lonjong tersebut di tengah halaman luas dan lebar. “Sebelumnya sudah ada Lomba Voli dan Turnamen Bola Kaki. Tetapi yang paling menghebohkan ketika Lomba Bakiak Berpasangan yang diikuti para pengasuh anak panti dan gembala. “Ini cermin kekompakan dan kebersamaan,” ujar Pdt Fasa’ Aro Zendrato STh yang juga ikut berbaur dengan anak-anak dan undangan.

Sama seperti kegiatan sehari sebelumnya, dilakukan penebalan iman anak-anak. Pdt Fasa’ Aro Zendrato mengurai, kegiatan ditekankan untuk pemulihan dan penebalan iman anak-anak yang butuh perhatian dari semua pihak.(Rel/R9/ r)










SHARE:
komentar
beritaTerbaru