Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Kemenkop Cetak Wirausaha Sosial Berbasis Teknologi Informasi

- Kamis, 02 Juni 2016 20:13 WIB
200 view
Kemenkop Cetak Wirausaha Sosial Berbasis Teknologi Informasi
Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM berupaya mencetak wirausaha sosial berbasis teknologi informasi (TI). Ini dilakukan sebagai pengembangan model bisnis wirausaha yang berdampak luas bagi masyarakat. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS di Jakarta, akhir pekan kemarin mengatakan ke depan diharapkan lebih banyak tumbuh wirausaha sosial berbasis TI sebagai respons terhadap persoalan yang ada termasuk pengangguran dan kemiskinan.

"Perlu ada suatu program yang berdampak pada penyelesaian masalah sosial yang ada, dan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah sosial tersebut adalah kewirausahaan sosial, khususnya wirausaha sosial yang berbasis teknologi," katanya.

Ia berpendapat, wirausaha sosial potensial mampu mengambil peranan besar dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Wirausaha sosial, kata dia, cenderung melihat masalah sebagai peluang untuk membentuk sebuah model bisnis baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Hasil yang dicapai bukan keuntungan materi semata atau kepuasan pelanggan, tetapi lebih pada bagaimana gagasan yang diajukan oleh wirausaha sosial dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan memecahkan masalah sosial dengan teknologi," ujar Prakoso.

Oleh karena itu, sejak beberapa waktu lalu pihaknya mengembangkan program Temu Konsultasi Kewirausahaan Sosial di antaranya di Provinsi Sumatera Utara, Bali, dan DIY. Acara itu diikuti oleh para calon, pelaku dan penggiat, serta akademisi yang bergerak di bidang kewirausahaan sosial. Menurut Prakoso, program ini disusun sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada para wirausaha sosial melalui dibentuknya Forum Konsultasi Kewirausahaan Sosial di beberapa wilayah.

"Melalui forum ini di samping sebagai bentuk dukungan dan layanan pemerintah dalam pembinaan dan pendampingan wirausaha sosial, juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi wirausaha sosial untuk saling berinteraksi dan membangun jejaring antar anggota forum," katanya. Forum itu sekaligus diharapkan berguna untuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah selaku pembuat kebijakan guna penumbuhkembangan wirausaha sosial.

Muhamad Theo Zaenuri, seorang wirausaha sosial dari kota Malang misalnya, mengatakan wirausaha sosial berperan langsung dalam hal pemberdayaan masyarakat. Theo sendiri fokus mengembangkan wirausaha sosial dalam bentuk produksi kaca mata berbahan dasar kayu dengan melibatkan para mantan pecandu narkoba sebagai tenaga kerja. (KJ/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru