Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Leanne Wijnsma Ciptakan Aroma Kebocoran Data di Internet

- Kamis, 07 September 2017 20:09 WIB
693 view
Anda mungkin pernah mencium bau gas jika terdapat kebocoran pada pipa maupun tabung. Selain itu, Anda juga mungkin pernah mencium aroma kebocoran bensin pada tangki motor Anda. Namun pernahkah Anda mencium aroma kebocoran data di internet?

Terdengar aneh memang, namun setidaknya hal itulah yang coba dibuat oleh seorang desainer grafis. Seorang wanita bernama Leanne Wijnsma berusaha menciptakan aroma tersebut agar semua orang menyadari adanya kebocoran data di internet.

"Dalam berita, selalu ada banyak tentang pelanggaran data dan privasi. Dan semua orang mengatakan, 'Saya akan mengubah perilaku saya dan melindungi diri saya dengan lebih baik dan tidak memberikan data saya,' tapi entah bagaimana perubahan itu tidak terjadi," kata Wijnsma dikutip dari The Verge, Senin (4/9).

Untuk mengingatkan akan masalah tersebut, ia membuat sebuah alat berbentuk heksagonal yang dibuat dari bahan resin. Di dalamnya, telah terpasang sebuah wadah parfum guna menghasilkan aroma tersebut. Alat tersebut bisa dioperasikan dengan menyambungkannya ke jaringan wifi.

Saat pengguna mengalami kebocoran data seperti saat berselancar di sambunagan wifi tak aman, atau mengakses halaman yang berbahaya, maka alat tersebut akan mengeluarkan aromanya. Seperti apa aroma dari kebocoran data tersebut?

"Sedikit berbau logam dan sedikit aroma jeruk," kata Wijnsma. Ia mengatakan bahwa aroma itu dibuatnya bersama seorang spesialis di laboratorium. Sayangnya, ia tak mau mengungkap bahan apa saja untuk membuat aroma tersebut.

Namun ia kembali menambahkan, bahwa aroma kebocoran data itu akan cenderung berbau telur busuk dan kaos kaki berjamur. Hanya saja, Wijnsma berencana untuk memamerkan alat tersebut sehingga ia akan mengubahnya menjadi tak terlalu menyengat.

Alat tersebut pertama kali dikembangkan pada 2016. Untuk saat ini, alat tersebut masih berupa konsep. Meski demikian, ia tak menutup kemungkinan bisa menjualnya kepada publik di masa depan. (Okz/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru