Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Lebih Berisiko daripada Hantaman Burung, Drone Bahayakan Lalu Lintas Udara

- Kamis, 14 Desember 2017 20:05 WIB
528 view
Lebih Berisiko daripada Hantaman Burung, Drone Bahayakan Lalu Lintas Udara
Drone yang bertabrakan dengan pesawat menyebabkan kerusakan yang lebih parah daripada burung dengan ukuran yang sama. Sebuah penelitian yang dikeluarkan oleh Federal Aviation Administration menunjukkan hal itu karena adanya motor solid, baterai dan bagian lainnya.

Para peneliti tersebut mengatakan bahwa standar manufaktur pesawat terbang yang dirancang untuk hantaman burung tidak sesuai untuk menahan hantaman drone.

FAA mengatakan, mereka mempercayai para pembuat drone dalam membantu mengembangkan teknologi untuk mendeteksi dan menghindari pesawat terbang.
Laporan tentang panggilan dekat antara drone dan pesawat terbang telah melonjak.

FAA mendapatkan lebih dari 250 peninjauan drone dalam sebulan yang berpotensi menimbulkan risiko pada pesawat terbang, seperti beroperasi terlalu dekat dengan bandara.

Pejabat Kanada menuturkan, sebuah drone menabrak sebuah pesawat charter kecil yang membawa delapan orang, bulan lalu, di Kota Quebec, insiden pertama di Kanada. Untungnya, pesawat itu mendarat dengan aman.

Sebuah tim peneliti dari empat universitas menggunakan komputer untuk menyimulasikan tabrakan antara drone dengan berat 2 hingga 3,6 kilogram dan pesawat umum, serta jet bisnis.

Penelitian ini dilakukan oleh peneliti dari Mississippi State University, Montana State University, Ohio State University, dan Wichita State University. FAA mengatakan bahwa penelitian selama tiga tahun ke depan akan mencari tahu seberapa parah kerusakan akibat benturan antara drone dan jenis pesawat terbang serta helikopter lainnya.

FAA memperkirakan bahwa 2,3 juta drone akan dibeli untuk rekreasi tahun ini, dan jumlahnya diperkirakan akan meningkat di tahun-tahun berikutnya. Banyak drone lainnya yang digunakan untuk keperluan komersial, termasuk fotografi berita, memeriksa jaringan pipa, saluran listrik dan menara sel.

Operator drone butuh izin khusus untuk beroperasi di beberapa kawasan dekat bandara, dilansir dari Phys.

FAA mengatakan, operator drone sering menghubungi menara pengawasan lalu lintas udara untuk meminta izin beroperasi. Hal tersebut menimbulkan potensi berbahaya bagi keselamatan karena pengawasan lalu lintas pesawat terbang jadi teralihkan. (Okz/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru