Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Kidung Natal Lintasbangsa Ance Colia untuk Pemenang Jiwa

Redaksi - Senin, 14 Desember 2020 17:12 WIB
551 view
Kidung Natal Lintasbangsa Ance Colia untuk Pemenang Jiwa
Foto : Dok/ Yayasan Pemenang Jiwa
BERKIDUNG: Ance Colia (kanan depan) bersama pengidung seperti Halim Wati, Anna Maria Colia, Bertha Hutasoit dan Dahlia Meliala.
Medan (SIB)
Ance Colia berkidung di ucapan syukur dan Kebaktian Natal keluarga besar warga binaan yang bergabung dalam Yayasan Pemenang Jiwa di Jalan Citra Anggrek, Simpang Pemda, Medan, Jumat (11/12). Di hari serupa, perempuan yang disapa Oma dan ibu asuh untuk ribuan warga binaan penjalan masa rehabilitasi hukum itu, berjoget dan senda gurau dengan kelompok penderita gangguan ingatan. “Hanya satu jalan kesembuhan, berkidunglah bersama-Nya, Tuhan Yesus Kristus akan menyelamatkan semua orang yang percaya dengan-Nya,” ujar nenek dengan delapan cucu yang semakin kuat keliling Indonesia dan ASEAN untuk melawat orang-orang sakit tersebut.

Di kegiatan kedua yang dipusatkan di gedung baru di Jalan Nusa Indah Raya I Simpang Selayang Medan tersebut, warga yang harus dimenangkan jiwanya lebih mendominasi. Dari usia remaja hingga dewasa, lintasetnik dan antarbangsa.

Yang muda perlu perhatian ekstra karena hampir seluruhnya eksplosif. Ance tak segan memeluk, mencium dan memapah bila ada anak asuhnya sedang ‘trance’ yang harus dipulihkan dengan acupressure technique. “Ayo... kita bergembira memuliakan-Nya. Habiskan makanan jasmani karena Yesus Kristus saat ini juga memberi makan rohani,” ujarnya di atas podium bersama sejumlah pendoa seperti Nurhawati Simamora, Samuel Lukito dan Sarah Doken serta sejumlah rombongan dari Yayasan Sumatera Berdoa. Hadir juga sejumlah evangelis dan pendeta yang datang untuk berbagi suka dan berdoa seperti Rakhel Sukatendel.

Di lokasi terakhir, Ance sedang bergumul memohon pada-Nya agar semakin banyak dermawan mengulurkan tangan menyelesaikan bangunan fisik. Yang dibutuhkan ruangan isolasi representatif dalam mengembalikan pikiran. Lokasi itu baru terbangun seperempat dari total yang dibutuhkan. “Tapi saya bersyukur karena lokasi ini sudah ditembok guna memastikan kenyamanan peserta yang hendak dimenangkan jiwanya.

“Teruslah berkidung agar jiwa dimenangkan oleh-Nya,” tutupnya seperti diunggah di akun media sosial yayasan. (T/R10/c)
Sumber
: Hariansib Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru