2.490 Tenaga Kesehatan dan 10 Tokoh Masyarakat di Binjai akan Divaksin Covid-19


99 view
Foto SIB/Wilfrid Sinaga
KORDINASI : Kadis Kesehatan Binjai, dr Sugianto berkordinasi dengan Kapolres Binjai AKBP Ramadhoni Sutardjo dan Kadishub Binjai Syahrul, terkait pengamanan  5.000 vial vaksin, Rabu (13/1/2021), di Kantor Dinas Kesehatan Binjai.
Binjai (SIB)
Sebanyak 2.490 tenaga kesehatan dan 10 tokoh masyarakat di Binjai akan disuntik vaksin Covid-19, Kamis (14/1/2021).

"Sebanyak 5 ribu vial vaksin Covid-19 telah tiba di Binjai, setelah dijemput Pemerintah Kota (Pemko) Binjai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian," kata Kadis Kesehatan Binjai, dr Sugianto, usai menjemput vaksin dari Pemerintahan Provinsi Sumut, Rabu (13/1/2021), di Kantor Dinas Kesehatan Binjai.

Dikatakannya, untuk tahap perdana vaksin akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan tokoh masyarakat.

"Rencananya vaksinasi berlangsung, Kamis (14/1/2021), secara serentak di seluruh Indonesia. Kemudian tahap kedua atau vaksin kedua 14 hari setelah penyuntikan pertama," ujarnya.

Sugianto mengatakan pelaksanaan vaksinasi dilakukan di 8 Puskesmas dan Rumah Sakit Kesrem Binjai.

"Ada 8 puskesmas dan RS Tentara Binjai. Dalam pelaksanaannya, kita akan terus bersinergi dengan pihak kepolisian untuk mendampingi pelaksanaan vaksinasi tersebut. Saya berharap setelah vaksin pertama ini untuk nakes akan ada lagi vaksin untuk masyarakat Binjai," kata Sugianto.

Sugianto menambahkan masing-masing Puskesmas dan rumah sakit yang ditunjuk akan menyediakan 4 meja. Meja pertama untuk pendaftaran, meja kedua tahap skrining guna melihat kontra indikasi dengan vaksin, misalnya orang yang sudah positif Covid-19, penyakit kronis dan ibu hamil.

"Orang dengan kondisi yang disebutkan tadi tidak diberikan vaksin. Bahkan wanita dengan program hamil pun tidak boleh. Makanya sebelum divaksinasi, kita akan melakukan pengecekan terlebih dahulu sesuai aturan," katanya.

Sugianto mengatakan masyarakat tidak perlu takut atau khawatir divaksinasi. Karena vaksinasi akan memberi kekebalan tubuh terhadap Covid-19.

"Bila ada warga yang menolak divaksinasi, maka petugas akan melakukan pendekatan dengan memberikan penjelasan tujuan dari vaksinasi tersebut," katanya. (*)

Penulis
: Wilfrid B Sinaga
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com