526 Rumah di Deliserdang Terendam Banjir, Seorang Pelajar SD tewas


330 view
526 Rumah di Deliserdang Terendam Banjir, Seorang Pelajar SD tewas
(Foto.Dok/Kominfo Deliserdang)
TINJAU BANJIR Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar meninjau lokasi banjir, Kamis (18/8) di Kecamatan Tanjungmorawa. 

Lubukpakam (SIB)

Tingginya curah hujan semalaman di wilayah Kabupaten Deliserdang, sekira 526 rumah yang tersebar di Kecamatan Tanjungmorawa dan Kecamatan Galang, Kamis (18/8) terendam banjir hingga ketinggian mencapai 1 meter.

Diperkirakan debit air akan semakin naik, diakibatkan air masih mengalir dari daerah pegunungan (hulu), sedang cuaca masih berpotensi untuk turun hujan. Guna menampung korban banjir, pihak Pemerintah sudah mendirikan posko dan dapur umum.

Banjir sudah memakan korban, seorang pelajar kelas V SD, M Rizky Afatan (11) warga Gang Tape Dusun I Desa Tanjungmorawa B Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, ditemukan tewas karena hanyut di aliran irigasi sawah di Dusun I Desa Tanjungmorawa B, Kamis (18/8) pukul 14.00 WIB.

Melihat debit air sangat tinggi di aliran irigasi itu, korban bersama tiga orang teman sebayanya mendatangi lokasi itu, untuk berenang.

Namun ketiga temannya itu takut melihat tingginya air, sedangkan korban lanjut berenang. Beberapa saat kemudian, korban terlihat hanyut terbawa arus air.

Informasi dihimpun, rumah yang terdampak banjir di Kecamatan Tanjungmorawa akibat luapan Sungai Bagerpang. Tercatat 420 rumah terendam di Desa Nagatimbul, Lengauseprang, Bandarlabuhan dan Desa Bangunsari Baru.

Di antaranya 300 rumah di Dusun IV Desa Nagatimbul, 60 rumah di Dusun I dan II Desa Lengauseprang, termasuk merendam areal pertanian tanaman padi dan lokasi Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT).

Selanjutnya, di Dusun III Desa Bandarlabuhan ada 50 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30 Cm, dan sekira 10 rumah terendam banjir di Komplek Perumahan Taman Sari Permai di Dusun XII Desa Bangunsari Baru, dengan ketinggian air mencapai 30 Cm.

Kemudian di Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, air menggenangi 106 rumah dan areal persawahan di 10 desa, yakni 21 rumah di Desa Sei Putih, empat rumah di Desa Tanahabang.

Selanjutnya satu rumah di Desa Timbangdeli, 50 rumah di Desa Jaharun B, empat rumah dan sekolah Madrasah di Desa Jaharun A dan 26 rumah di Dusun I, III dan Dusun V Desa Kelapasatu.

Selain rumah warga, areal persawahan tanaman padi juga tergenang air. Bahkan areal perladangan di Desa Tanahabang, pinggir sungai Desa Timbang Deli, Desa Jaharun A, Jaharun B, Desa Tanjungsiporkis, Desa Kotasan dan Desa Paya Itik terendam banjir. Sedangkan saluran irigasi rusak di Desa Kotangan.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com