* Ephorus: Mari Bantu Wali Kota Medan

Bobby Nasution Ajak HKBP Bantu Pemko Tangani Persoalan Stunting dan Banjir

* Dr RE Nainggolan: Sinode Godang Mendatang Jangan Ada Lagi Kubu-Kubuan

206 view
Bobby Nasution Ajak HKBP Bantu Pemko Tangani Persoalan Stunting dan Banjir
(Foto SIB/Horas Pasaribu)
FOTO BERSAMA : Dari kiri, Dr RE Nainggolan, Ny Ephorus HKBP boru Simatupang, Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh Pdt Henri Napitupulu MTh, Ny Henri Napitupulu dan Kombes Pol Dr Maruli Siahaan, foto bersama pada acara syukuran Tahun baru 2022 HKBP Distrik X Medan-Aceh, Rabu (26/1) di Jalan Uskup Agung Sugiopranoto, Medan. 
Medan (SIB)
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, pihaknya selalu berupaya agar program-program Pemko bisa mensejahterakan seluruh warga, tanpa melihat etnis, budaya dan agamanya. Namun, Pemko tidak bisa bekerja dengan baik kalau tidak melibatkan masyarakat.

Untuk itu, Bobby Nasution mengajak warga HKBP terlibat dalam penanganan persoalan stunting dan banjir. Dia juga memikirkan bagaimana program penanganan stunting ini bisa berjalan di Kota Medan. Terkhusus anak-anak dan ibu-ibu sedang mengandung yang mengalami kurang gizi sehingga pertumbuhannya anak tidak sempurna (stunting).

“Pemko Medan setiap tahun ada memprogramkan penanganan stunting dan anggarannya disiapkan. Saya sudah menyuruh dokter-dokter untuk membuat program, juga akan melibatkan seluruh rumah-rumah ibadah termasuk gereja dan pendeta,” kata Bobby Nasution ketika menghadiri syukuran Tahun Baru 2022 HKBP Distrik X Medan-Aceh, Rabu (26/1) di Jalan Uskup Agung Sugiopranoto Medan.

Selain stunting, dalam penanganan permasalahan banjir Bobby juga meminta keterlibatan gereja dengan membuat sumur-sumur resapan. Kepada Ephorus HKBP Pdt Dr Robinsonn Butarbutar, Bobby Nasution memohon agar dilakukan juga program penanganan, agar anak-anak HKBP tidak ada yang terkena stunting.

“Pemko siap mendukung kegiatan keagamaan di Kota Medan, kegiatan rumah ibadah termasuk HKBP. Karena kegiatan keagamaan memberi pendidikan-pendidikan dasar yang menjadi landasan kehidupan sehingga tidak terjadi kenarkisan di Kota Medan,” ucapnya.

Bantu Wali Kota
Pada syukuran tahun baru tersebut, Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar melaunching Tahun Kesehatian HKBP 2022 yang ditandai dengan pembukaan selubung dan pelepasan balon. Dalam kata-kata bimbingannya, Ephorus mengajak warga HKBP meningkatkan kesehatian membatu Wali Kota Bobby Nasution memajukan dan mengharumkan Kota Medan. Apresiasi yang tinggi juga disampaikan Ephorus karena Bobby Nasution sangat mengasihi warga HKBP.

Jemaat HKBP di Kota Medan kata Robinson Butarbutar ada 172.000 jiwa dengan dilayani 255 pelayan gereja. Warga HKBP punya tekad yang hebat agar Medan jadi kota “teladan”. Makanya HKBP sangat bangga, Medan dipimpin wali kota yang muda berhati lembut dan menyejukkan.

“Kami bertekad ikut bersama wali kota membangun Kota Medan. Saya bermohon kepada warga HKBP agar meningkatkan lagi kesehatian kita memajukan Medan dengan bekerjasama wali kota, agar nama Medan harum di seluruh Indonesia. Warga HKBP ikut memajukan Medan dengan prakarsa-prakarsa yang dirohi kesehatian kita,” ucap Ephorus.

Apresiasi
Tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan mengapresiasi kepemimpinan Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar yang mampu menghimpun dana pensiun HKBP Rp 104 miliar hanya dalam waktu 9 bulan. Dia melihat sudah ada kekompakan HKBP yang patut disyukuri. Ditandai dengan gerakan jemaat dari Sabang sampai Merauke bahkan sampai keluar negeri berhasil menghimpun dana yang dibutuhkan.

“Dengan kebersamaan, Dolok Tolong dan Dolok Imun bisa kita ratakan. Dengan kebersamaan itu, dana Rp 104 miliar bisa didapatkan, termasuk dari Distrik X Medan-Aceh yang timnya dipimpin Dr Maruli Siahaan. Kita yakin penuh, jika gereja-gereja membentuk panitia-panitia ecil, tiga kali lipat bisa kita dapatkan,” ucap RE Nainggolan.

Mantan Sekda Pemrov Sumut ini mengungkapkan ada gerakan yang sangat penting di masa akan datang jangan ada lagi pendeta blok A dan B, begitu juga sintuanya. Ketika mau Sinode Godang, pelayan gereja terbagi dua, antara kubu A dan kubu B. Memang itu terjadi dikarenakan demokrasi yang luar biasa di HKBP.

“Pada tahun Kesehatian ini harus difikirkan bagaimana caranya HKBP tidak lagi mengalami “luka-luka” yang parah setelah Sinode Godang. Dalam satu tahun pasca Sinode Godang ada kemerosotan, karena ada pendeta yang menang dan kalah. Ini harus jadi renungan bagi kita, kalau boleh dalam Sinode Godang akan datang tidak boleh ada kubu-kubuan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” harapnya.

Organ Pelayan Distrik Kombes Pol (P) Dr Maruli Siahaan mengatakan, di tahun Kesehatian ini, warga HKBP harus satu pikiran, tujuan, langkah untuk mendapat program yang sudah ditentukan pucuk pimpinan dari Pearaja ke Distrik, Resort sampai Pagaran bagaimana untuk membangun kesehatian ini di tahun 2022. Pada kesempatan itu, Maruli Siahan mohon bantuan wali kota dakam program vaksin dosis lanjutan (booster) di HKBP DIstrik X Medan-Aceh. Karena masih banyak pelayan gereja yang belum terlayani vaksin Booster.

Turut hadir Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh Pdt Henri Napitupulu MTh, Praeses Distrik 31 Medan Utara Pdt Swandi Sinambela, Praeses Distrik XXIX Deliserdang Pdt Horas Purba, Praeses Distrik XXIII Binjai-Langkat Pdt Herkules Sihotang, pengurus yayasan UHN Drs Godfried Lubis MM, Ir Ronald Naibaho MSi, Sabam P Manalu PhD, Ir Romein Manalu, Ketua Panitia Pdt Ramses Lumbangaol, anggota Majelis Pekerja Sinode (MPS) St Ir BP Sinaga, anggota DPRD Sumut AKBP (P) Dr Jonius Taripar Hutabarat dan lainnya. (A8/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com