Dilantik, Mendagri Evaluasi Kinerja Pj Gubernur DKI Heru Budi per 3 Bulan


154 view
Dilantik, Mendagri Evaluasi Kinerja Pj Gubernur DKI Heru Budi per 3 Bulan
(Foto ANT/Rivan Awal Lingga)
PELANTIKAN : Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kanan) berjabat tangan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) disaksikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kedua kiri) dan mantan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria (kiri) usai dilantik di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (17/10). Heru Budi Hartono sah dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan.

Jakarta (SIB)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta selama setahun ke depan. Tito akan mengevaluasi Heru secara rutin.


"Tapi kita nanti akan evaluasi per 3 bulan. Setelah 1 tahun bisa diteruskan oleh orang yang sama atau orang yang berbeda tergantung dari hasil evaluasi," ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (17/10).


Dalam kesempatan yang sama, dia juga berterima kasih kepada eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan eks Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.


Menurutnya, tidak gampang mengemban jabatan tersebut selama lima tahun terakhir.


"Kompleks sekali masalah di Jakarta ini, insyaallah sudah selesai dalam keadaan husnul khatimah dan mendapat limpahan pahala yang sebanyak-banyaknya dari Allah subhanahu wa ta'ala," ucapnya.


Usai pelantikan, Tito juga berpesan kepada Heru agar dapat mengemban jabatan dengan amanah.


"Terlepas dari dinamikanya seperti apa. Saya mohon kepada Mas Heru ini adalah amanah dari Allah SWT," ungkapnya.


Dia juga mengatakan, agar kepercayaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pemerintah dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.


Namun, Tito yakin Heru Budi bisa mengatasinya karena pernah bekerja di Provinsi DKI Jakarta.


"Baik yang reguler yang saya sampaikan yang rutin-rutin, permasalahan Jakarta kan kompleks, beliau bukan orang baru pasti beliau sudah paham," ungkapnya.


Dia juga mewanti-wanti terkait tantangan ke depan, seperti krisis global, krisis pangan, krisis energi yang berimbas ke berbagai sektor. Terutama sektor keuangan, keamanan, politik dan lain-lain.


"Ini mari kita bersama-sama menghadapi potensi inflasi," ungkapnya.


"Apalagi Jakarta nerve center, pusatnya sarafnya ekonomi politik Indonesia. Sambil juga tentunya penjabat mempersiapkan untuk mendukung proses pemilu dan pilkada serentak 2024," sambungnya.


Usai pelantikan, Tito berpesan kepada Heru agar dapat mengemban jabatan dengan amanah.


"Terlepas dari dinamika nya seperti apa. Saya mohon kepada Mas Heru ini adalah amanah dari Allah SWT," ucap Tito.


Dia juga mengatakan agar kepercaan dari Presiden Joko Widodo dan pemerintah dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.


Namun, Tito yakin Heru Budi bisa mengatasinya karena pernah bekerja di Provinsi DKI Jakarta.


"Baik yang reguler yang saya sampaikan yang rutin-rutin, permasalahan Jakarta kan kompleks, beliau bukan orang baru pasti beliau sudah paham," ungkapnya.


Dia juga mewanti-wanti terkait tantangan ke depan, seperti krisis global, krisis pangan, krisis energi yang berimbas ke berbagai sektor. Terutama sektor keuangan, keamanan, politik dan lain-lain.


"Ini mari kita bersama-sama menghadapi potensi inflasi," ungkapnya.


"Apalagi Jakarta Nerve Center, pusatnya sarafnya ekonomi politik Indonesia. Sambil juga tentunya penjabat mempersiapkan untuk mendukung proses pemilu dan Pilakda serentak 2024," sambungnya. (detikcom/a)





Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com