Dinilai Gagal Atasi Konflik, Paus Fransiskus Serukan Reformasi PBB


195 view
Dinilai Gagal Atasi Konflik, Paus Fransiskus Serukan Reformasi PBB
(Remo Casilli/Pool Photo via AP)
Paus Fransiskus menyampaikan pesan saat memimpin Misa Malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (11/4/2020). Paus mengatakan bahwa ketakutan orang-orang saat ini sama seperti ketakutan para pengikut Yesus sehari usai diri-Nya disalibkan. 

Vatikan (SIB)

Paus Fransiskus menyerukan perlunya mereformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah pandemi Covid-19 dan perang Ukraina.


Dalam buku barunya “I ask you in the name of God: Ten prayers for a future of hope” yang terbit pada Minggu, Paus asal Argentina itu mengatakan perlunya memastikan struktur multilateral saat ini - terutama Dewan Keamanan PBB untuk menemukan cara yang lebih gesit dan efektif untuk menyelesaikan konflik.


"Di masa perang, penting untuk menegaskan bahwa kita membutuhkan lebih banyak multilateralisme dan multilateralisme yang lebih baik," jelasnya, dikutip dari Al Arabiya, Senin (17/10).


Namun, lanjutnya, PBB tidak lagi cocok untuk “realitas baru,” saat ini, apalagi setelah pecah perang di Ukraina.


Paus mengatakan, PBB didirikan untuk mencegah kengerian terjadinya Perang Dunia lagi.


“Perlunya reformasi ini menjadi semakin nyata setelah pandemi ketika sistem multilateral saat ini menunjukkan semua keterbatasannya," jelasnya.


Paus juga mengecam distribusi vaksin yang tidak merata. Pria berusia 85 tahun itu menganjurkan "reformasi organik" yang bertujuan untuk memungkinkan organisasi internasional menemukan kembali tujuan esensial mereka melayani manusia.


Paus juga mengusulkan jaminan makanan, kesehatan, hak-hak ekonomi dan sosial yang menjadi dasar keputusan lembaga-lembaga internasional. (Merdeka/a)





Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com