Dr RE Nainggolan Dorong Langkah Persiapan Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional


250 view
Dr RE Nainggolan Dorong Langkah Persiapan Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional
Foto Dok
Dr RE Nainggolan MM
Medan (SIB)
Tokoh masyarakat Dr Drs Rustam Effendy Nainggolan MM mendukung usulan agar almarhum Sabam Sirait yang juga politisi Senior PDI-P ditabalkan menjadi Pahlawan Nasional. Hal itu dikatakannya kepada SIB melalui telepon, Jumat (8/10).

Tokoh masyarakat Sumut ini mengatakan, sangat perlu memberikan perhatian serius, serta pikiran dalam pengajuan nama Sabam Sirait menjadi Pahlawan Nasional yang sudah berjuang di masa muda hingga akhir hayatnya. Apalagi diketahui beliau telah diberikan Bintang Maha Putra oleh Pemerintah RI atas dedikasinya mengisi kemerdekaan.

Di masa itu berbagai jabatan penting juga telah diamanahkan kepada Sabam Sirait selama masa hidupnya, mulai dari kiprahnya sebagai anggota DPR, anggota DPA, anggota DPD dan berbagai jabatan strategis lainnya.

“Beliau adalah sosok yang memiliki kepribadian teguh dan dikenal sangat kritis dalam menegakkan sendi-sendi kehidupan berdemokrasi di Indonesia. Beliau juga senantiasa setia sampai akhir hayatnya kepada NKRI”, kata Nainggolan.

Menurutnya, untuk pengusulan Sabam Sirait sebagai Pahlawan Nasional ada sejumlah ketentuan persyaratan yang diperlukan.

“Ini yang perlu kita diskusikan untuk mengusulkan beliau menjadi Pahlawan Nasional. Saya kira perlu ada forum diskusi atau dibentuk suatu seminar nasional dalam rangka mengkonsultasikan itu. Menurut saya dan kita semua, beliau itu sudah layak menjadi Pahlawan Nasional,” ungkap mantan Sekdaprov Sumut itu.

Lebih jauh RE menjelaskan, Sabam Sirait juga seorang nasionalis tulen, tegas, jujur dan bersahaja. Beliau juga konsisten dalam perjuangan dan sebagai sosok teladan bagi masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, karier politik Sabam Sirait dimulai dari kader Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Sabam kemudian menjadi Sekretaris Jenderal Parkindo 1967-1973.

Saat kebijakan fusi partai politik menjadi tiga partai di era Orde Baru, Sabam ikut dalam pembentukan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan menandatangani deklarasi pembentukan PDI pada 10 Januari 1973.

Ia sempat menjadi Sekjen PDI selama 3 periode, yakni periode 1973-1976, periode 1976-1981 dan periode 1981-1986. Ia juga turut menjadi pendiri PDI Perjuangan pada September 1998 dan menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDIP pada 1998-2008.

Sabam menjadi Anggota DPR Gotong Royong (DPR-GR) periode 1967-1973, Anggota DPR RI periode 1973-1982, Anggota DPR RI periode 1992-2009 dan Anggota DPD RI periode 2019-2024.

Sabam dilantik menjadi Anggota DPD RI pada 15 Januari 2018. Sabam juga pernah menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Agung Republik Indonesia (DPA-RI) periode 1983-1993. (A13/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com