Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Gubernur Edy Rahmayadi Groundbreaking Proyek Jalan dan Jembatan Rp 2,7 T di Sumut

Redaksi - Selasa, 28 Juni 2022 10:10 WIB
631 view
Gubernur Edy Rahmayadi Groundbreaking Proyek Jalan dan Jembatan Rp 2,7 T di Sumut
(Foto: SIB/Danres Daragih)
TEKAN SIRENE : Gubernur Sumut Edy Rahmayadi disaksikan Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, Wakil Kajati Sumut Edyward Kaban, unsur Forkopimda Sumut, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan dan Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, Kadis Bina Marg
Deliserdang (SIB)
Pembangunan dan perbaikan jalan provinsi yang rusak sepanjang 450 Km di Sumut resmi dimulai. Proyek senilai Rp2,7 triliun tersebut ditargetkan rampung akhir tahun 2023.

“Proyek pembangunan dan pemeliharaan jalan tersebut sudah sangat mendesak dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Apalagi proyek itu sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Sumut,” kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat acara groundbreaking Pembangunan dan Peningkatan Jalan, Jembatan dan Drainase di Desa Suka Makmur, Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Senin (27/6).

Berdasarkan data dari Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, ada sekitar 580 Km jalan provinsi dengan status rusak total. Hanya saja dana Pemprov Sumut sebesar Rp2,7 triliun bisa dimaksimalkan untuk 450 Km atau 81 persen dari jalan yang rusak.

"Kita maunya semua, tetapi sampai 2024 dana yang kita miliki Rp2,7 triliun dan itu hanya bisa untuk 450 Km, jadi kita harus memilih yang prioritas. Ke depannya kita akan selesaikan semuanya," kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada acara groundbreaking tersebut.

Jalan sepanjang 450 Km yang dibangun dan diperbaiki itu tersebar di 33 kabupaten/kota kecuali Labusel, salah satunya di Desa Suka Makmur, Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.[br]


Di Suka Makmur jalan yang akan dibangun sepanjang 12 Km ditambah jembatan. Jalan itu akan menjadi jalan alternatif yang sejajar dengan jalan utama Medan-Berastagi.

Ada tiga skala prioritas pada pembangunan jalan, drainase dan jembatan yaitu jalan strategis pariwisata unggulan, jalan penunjang prioritas nasional dan usulan kepala daerah. Jalan di Desa Makmur termasuk prioritas utama karena Berastagi merupakan kawasan pariwisata unggulan Sumut.

"Ini salah satunya yang kita bangun panjangnya 12 Km, drainase dan jembatan. Jalan ini strategis, jadi kita buat harus sejajar dengan jalan utama, bukan alternatif biasa, karena kita perlu memperlancar arus wisatawan, distribusi hasil tani dan pembangunan. Labusel tidak termasuk karena di sana tidak ada jalan berstatus provinsi," kata Edy Rahmayadi.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Bambang Pardede, dari 450 Km yang akan dibangun dan ditingkatkan terdapat 250 km yang masih jalan tanah. Sedangkan untuk drainase Pemprov Sumut akan membangun sepanjang 71 km dan jembatan sebanyak 20 titik.

"Itu satu paket jalan harus punya drainase agar bertahan lebih lama dan jembatan untuk menyambungkan jalan tersebut. Jembatan ada 20 titik dengan desain rangka baja, beton dan box culvert," kata Bambang Pardede usai acara groundbreaking.[br]


Pembangunan jalan sepanjang 450 Km, 71 Km drainase dan 20 titik untuk 121 jalan dan dibagi 163 paket. Metode pekerjaannya design built terintegrasi (rancang & bangun) dikerjakan secara simultan dan paralel sehingga lebih cepat rampung ketimbang menggunakan metode konvensional.

Pembayaran juga dilakukan dengan sistem multiyears 3 tahun anggaran dari tahun 2022 hingga 2024. Pembayaran pertama dilakukan akhir 2022 sebesar Rp 500 M, akhir 2023 Rp1,5 triliun dan akhir 2024 Rp 700 M.

"Targetnya 18 bulan selesai dan dengan metode ini kita bisa lebih cepat dari metode konvensional karena tidak perlu menunggu DED (Detail Engineering Design) baru pengerjaan fisik, ini sudah diterapkan teman-teman di Kementerian PUPR," kata Bambang Pardede.

Hadir dalam acara groundbreaking itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Bupati Karo Corry Sriwaty Sebayang dan Kepala BPKP Perwakilan Sumut Kwinhatmaka.

Hadir juga Forkopimda Sumut, DPRD Karo dan DPRD Deliserdang serta jajaran Waskita sebagai kontraktor utama, Mbelin Brahmana (Ketua DPP PMS Indonesia, Ketua PD FSPTI- KSPSI Sumut), Marthin Bangun (Ketua DPD PMS Deliserdang, Ketua PC FSPTI-KSPSI Kota Medan) dan undangan lainnya. (A13/d)





Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru