Euro 2020

Italia vs Belgia, Laga Berat Perjuangan Keras Dua Tim ke Semifinal

* Swiss vs Spanyol, Adu Kuat Strategi

341 view
Italia vs Belgia, Laga Berat Perjuangan Keras Dua Tim ke Semifinal
© Grafis:Yanto/Indosport.com
Prediksi pertandingan perempat final Euro 2020 antara Belgia vs Italia.  

Jakarta (SIB)

Pertandingan perempat final Euro 2020 antara Belgia vs Italia akan dimainkan di Stadion Allianz Arena, Munich, pada Sabtu (4/7) pukul 02.00 WIB. Laga 8 besar Piala Eropa tersebut dapat disaksikan melalui tayangan live streaming di Mola TV.


Kedua negara lolos ke babak 8 besar Euro 2020 dengan cara yang tidak mudah. Italia butuh perjuangan keras untuk menyingkirkan tim seperti Austria. Lewat babak extra time, Azzurri sukses melangkah ke babak berikutnya dengan kemenangan 2-1.


Belgia menjalani laga yang tidak kalah berat. Banyak tertekan oleh Portugal, gol semata wayang Thorgan Hazard membawa mereka melaju ke perempat final. Anak asuh Roberto Martinez mampu membuat tak satu pun dari 23 tembakan skuad Portugal bersarang ke gawang mereka.


Kini baik Belgia maupun Italia akan saling bentrok untuk memperebutkan satu tiket ke semifinal Euro 2020.

Melihat peta kekuatan, tentu akan sulit menentukan siapa pemenang. Terlebih kedua tim punya catatan identik, yakni baru kebobolan 1 gol saja sepanjang turnamen. Namun jika menengok ke head to head, Italia jelas lebih diunggulkan dibandingkan The Red Devils.


Dari 22 pertemuan yang telah terjadi, 14 pertandingan di antaranya dimenangi oleh Italia. Belgia hanya sanggup menang 4 kali, sedangkan sisa 4 pertandingan lain berakhir imbang.


Dari 22 laga tersebut, hanya 3 kali keduanya bersua di putaran final Piala Eropa. Perjumpaan pertama terjadi tahun 1980 silam ketika Italia menjadi tuan rumah. Saat itu Italia yang diperkuat Dino Zoff dan Gaetano Scirea ditahan imbang tanpa gol oleh Belgia.


Pertemuan berikutnya terjadi 20 tahun kemudian atau di Euro 2000. Giliran bermain sebagai tuan rumah, Belgia takluk 2-0 dari Italia. Kedua gol Italia kala itu dicetak oleh Francesco Totti dan Stefano Fiore. Pertemuan ketiga terjadi 5 tahun lalu di Perancis. Italia kembali menaklukkan generasi emas Belgia dengan skor 2-0 di Lyon. Emanuele Giaccherini dan Graziano Pelle kala itu menjadi pahlawan kemenangan bagi Italia.


Bagi Belgia, kemenangan terakhir mereka atas Italia terjadi dalam laga uji coba pada 2015 lalu. Skor 3-1 menjadi hasil akhir pertemuan kedua tim di Brussels. Menariknya 3 dari 4 kemenangan Belgia semua terjadi pada level pertandingan uji coba.


Namun, untuk mengulang pencapaian tersebut dalam laga akhir pekan nanti akan menjadi tantangan berat bagi Belgia.


Pasalnya mereka diperkirakan baka; bermain tanpa 2 kreator permainan yakni Kevin De Bruyne dan Eden Hazard.


De Bruyne dan Hazard mengalami cedera ketika melawan Portugal. Martinez belum bisa mengatakan apakah satu dari mereka atau bahkan keduanya bisa bermain atau tidak di Munich nanti. ”Kevin mengalami cedera engkel dan ia tidak terlalu bisa berbuat banyak di babak kedua. Untuk Eden, ia mendapatkan cedera otot. Kami masih terus menanti hasil pemeriksaan keduanya,” ucap Martinez.


Situasi itu tentu bisa menjadi peluang bagi Italia. Akan tetapi, berkaca dari laga melawan Austria, Italia jelas tidak bisa meremehkan tim mana pun. Terlebih di skuad Belgia ada sejumlah pemain yang berlaga di Serie A. ”Kami memang harus menderita bersama untuk mengalahkan Austria. Tapi kemenangan seperti itu hanya akan membuat kami lebih bersatu. Di laga berikutnya saya yakin kami bisa lebih fokus dan berenergi,” tutur kiper Gianluigi Donnarumma.


Susunan Pemain

Belgia: Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Thorgan Hazard, Axel Witsel, Youri Tielemans; Yannick Carrasco, Dries Mertens; Romelu Lukaku. Pelatih: Roberto Martinez


Italia: Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Alessandro Bastoni, Leonardo Spinazzola; Jorginho, Marco Verratti, Nicolo Barella; Domenico Berardi, Lorenzo Insigne, Ciro Immobile. Pelatih: Roberto Mancini


Swiss vs Spanyol

Jadwal laga babak 8 besar Euro 2020 antara Swiss vs Spanyol akan dimainkan di Saint Petersburg Stadium, Rusia, Jumat (02/7) pukul 23.00 WIB.


Kejutan terbesar di babak 16 besar Euro 2020 tentu saja adalah keberhasilan Timnas Swiss menyingkirkan sang juara dunia yakni Perancis. Tak sekadar menang, namun cara Swiss melengserkan Kylian Mbappe dan kawan-kawan layak mendapatkan pujian.


Tak hanya Swiss, Spanyol pun lolos ke 8 besar dengan cara yang cukup dramatis. Ditahan imbang Kroasia 3-3 dalam waktu normal, La Furia Roja baru bisa memastikan kemenangan di babak perpanjangan waktu. Gol Alvaro Morata dan Mikel Oyarzabal membuat Spanyol lolos dengan kemenangan 3-5.


Jelang pertemuan nanti, kedua tim tentu harus menyiapkan strategi terbaik.


Bagi Swiss, situasinya lebih tidak mudah karena mereka dipastikan bermain tanpa Granit Xhaka. Sang kapten sekaligus gelandang andalan terpaksa absen karena sanksi akumulasi kartu.


Pelatih Vladimir Petkovic harus memikirkan opsi lain lantaran Xhaka adalah pengatur permainan La Nati, julukan Timnas Swiss.


Sejauh ini, pemain Arsenal itu telah mengemas 1 assist berharga kepada Gavranovic dalam proses gol penyama kedudukan lawan Perancis. Selain itu, Xhaka merupakan salah satu pemain dengan daya jelajah tinggi sepanjang gelaran Piala Eropa 2021.


Hasil melawan Perancis membuktikan bahwa mereka bisa mengalahkan tim besar. Terlebih momen ketika bangkit dari ketertinggalan, saat pemain utama seperti Xherdan Shaqiri telah ditarik keluar. ”Apa pun selalu bisa saja terjadi dan kami percaya itu. Kami memang hanya negara kecil tapi kami punya kualitas. Pengalaman para pemain juga berguna dalam pertandingan seperti ini,” ucap kiper Yann Sommer usai laga kontra Perancis.


Di sisi lain, pelatih Spanyol, Luis Enrique, tak mengalami masalah berarti dalam hal ketersediaan pemainnya. Eks pelatih Barcelona itu diperkirakan akan mempertahankan banyak pemain yang berlaga melawan Kroasia, termasuk Unai Simon yang sempat membuat blunder fatal atas gol bunuh diri Pedri.


”Sepak bola juga mengenai kesalahan. Tapi reaksi Unai sangat bagus dengan beberapa penyelamatan bagus setelahnya. Itulah kenapa kami masih mempercayainya menjaga gawang tim,” jelas Enrique.


Perkiraan Susunan Pemain

Swiss:Yann Sommer; Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Kevin Mbabu, Steven Zuber, Remo Freuler, Denis Zakaria; Xherdan Shaqiri; Breel Embolo, Haris Seferovic. Pelatih: Vladimir Petkovic


Spanyol: Unai Simon; Cesar Azpilicueta, Eric Garcia, Aymeric Laporte, Jordi Alba; Sergio Busquets, Koke, Pedri; Ferran Torres, Pablo Sarabia, Alvaro Morata. Pelatih: Luis Enrique . (Tirto.id/c)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com