Muncul Video Pilot Susi Air Disandera

KKB Minta PBB Jadi Mediator Menangani Konflik di Papua

* 7 Orang Ditangkap Diduga Terlibat Penembakan Pesawat Trigana

282 view
KKB Minta PBB Jadi Mediator Menangani Konflik di Papua
Foto : Merdeka.com

Jayapura (SIB)

Beredar foto dan video Kapten Philip Mehrtens yang dikeliling anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di media sosial. Dalam video terlihat Philips memegang kertas.

Dalam kertas itu, Philips menyebutkan, salah satu permintaan dari KKB adalah tidak boleh ada pilot asing yang diizinkan untuk kerja dan terbang di Papua hingga Papua merdeka. KKB juga meminta PBB untuk menjadi mediator untuk menangani konflik di Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan foto dan video itu. Menurut dia, video dan foto itu adalah Philips.

"Kalau video dan foto yang beredar itu benar capt Philip," kata Ignatius kepada merdeka.com, Sabtu (11/3).

Menurut dia, foto dan video itu terbaru dari Philips. Dari foto dan video yang beredar menjelaskan kondisi Philips yang saat ini masih disandera oleh KKB.

"Postingan tersebut membuktikan kondisi terkini dari Capt. Philips Mark Mertens yang hingga kini masih berada bersama KKB. Capt Plhilips Mark tampak sehat tersebut tak dipungkiri adanya rasa takut yang terlihat dari wajah Pilot tersebut karena dikelilingi senjata yang dipegang oleh pengikut Egianus Kogoya," kata dia.

Tim gabungan TNI dan Polri saat ini masih mencari keberadaan Philips. "(Tim) Memperluas pencarian, tak saja di wilayah Kabupaten Nduga tetapi sudah sampai ke Kabupaten Lanny Jaya," pungkasnya.

Ditangkap

Sementara itu, TNI-Polri menangkap tujuh warga yang diduga terlibat penembakan Pesawat Trigana di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (11/3).

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengakui tujuh orang yang ditangkap itu karena diduga terlibat aksi penembakan Pesawat Boeing 737-500 dengan Nomor Penerbangan PK-YSC.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com